Airlangga Hartarto: Golkar Siap Lakukan Verifikasi Faktual

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto saat mengumumkan kepengurusan baru Partai Golkar di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, 22 Januari 2018. Airlangga menjadikan Ketua Umum Partai Golkar menggantikan posisi Setya Novanto yang menjadi tersangka kasus korupsi e-KTP. TEMPO/Subekti.

    Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto saat mengumumkan kepengurusan baru Partai Golkar di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, 22 Januari 2018. Airlangga menjadikan Ketua Umum Partai Golkar menggantikan posisi Setya Novanto yang menjadi tersangka kasus korupsi e-KTP. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menyatakan partainya telah siap menjalankan verifikasi faktual oleh Komisi Pemilihan Umum hari ini, Senin, 29 Januari 2018.

    "Saya rasa Partai Golkar sudah siap," tutur Airlangga di Kantor Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar, Anggrek Neli, Slipi, Senin, 29 Januari 2018, Jakarta.

    Airlangga juga mengatakan, berbagai syarat untuk verifikasi faktual telah disiapkan. Salah satunya adalah persentase pengurus perempuan yang harus berjumlah 30 persen dari jumlah keseluruhan pengurus.

    Baca juga: Golkar Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Pilkada Serentak 2018

    Ia pun kembali menegaskan partainya tidak keberatan dan siap menjalankan putusan Mahkamah Konstitusi soal verifikasi faktual. "MK kan sudah memutuskan, Partai Golkar tinggal menjalankan. Jumlah 30 persen pengurus perempuan juga sudah terpenuhi," kata dia.

    KPU dijadwalkan melakukan verifikasi faktual di Partai Golkar pada hari ini pukul 12.00 WIB. Selain itu, KPU juga akan melakukan verifikasi faktual di beberapa partai, yaitu PDI Perjuangan, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Gerindra, Partai Persatuan Pembangunan, serta Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia.

    Sebelumnya pada Ahad, 28 Januari 2018, KPU telah melakukan verifikasi faktual beberapa partai. Partai Demokrat serta Partai Hanura kubu Oesman Sapta Odang dinyatakan lulus.

    Baca juga: Golkar Bantah Opsi Jokowi-Airlangga di Pilpres 2019

    Sementara itu, Partai Amanat Nasional dianggap belum memenuhi dua syarat verifikasi faktual. Komisioner KPU, Wahyu Setiawan, mengatakan semua berkas dari PAN sudah lengkap, tapi ada pengurus yang tidak hadir saat verifikasi faktual.

    "Belum lulus karena Bendahara Umum PAN tidak ada di kantor. Pengurus perempuan yang tadi dipanggil sebagai sampel juga tidak hadir," kata Wahyu pada Ahad, 28 Januari 2018.

    ADAM PRIREZA | DEWI NURITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.