Polisi: Pelaku Pelecehan Seksual Pasien Terancam 7 Tahun Penjara

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pelecehan seksual. dailymail.co.uk

    Ilustrasi pelecehan seksual. dailymail.co.uk

    TEMPO.CO, Surabaya - Polisi mengusut kasus dugaan pelecehan seksual yang dialami pasien perempuan oleh perawat laki-laki di Rumah Sakit National Hospital Surabaya berinisial J. Kepala Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya Komisaris Besar Rudi Setiawan mengatakan pihaknya telah menerima laporan dari suami korban sekaligus kuasa hukum korban, Yudi Wibowo Sukinto.

    "Korban telah melaporkan kepada kami. Kami akan mengusutnya. Kami sudah mengkonfirmasikan kepada pelapor," ujar Rudi kepada wartawan di Markas Polrestabes Surabaya, Kamis, 25 Januari 2018.

    Baca: Alami Pelecehan Seksual, Istri Eks Advokat Jessica Wongso Stres

    Menurutnya Polrestabes Surabaya perlu mendalami keterangan dari pihak korban, saksi-saksi dan manajemen rumah sakit. Baru setelah itu dilakukan pemeriksaan terhadap perawat yang diduga sebagai pelakunya.

    Jika terbukti melakukan pelecehan seksual, kata Rudi, J bisa dikenai Pasal 290 ayat 1 KUHP tentang perbuatan cabul terhadap seseorang yang dalam keadaan pingsan atau tidak berdaya. "Ancaman hukumannya paling lama 7 tahun penjara," tutur dia.

    Simak: Perawat di Video Viral Pelecehan Seksual Dipecat Pihak RS

    Yudi Wibowo mengatakan bahwa hukuman pidana tetap harus diberikan kepada pelaku walaupun J telah meminta maaf kepada istri dan keluarganya. "Namanya manusia, memaafkan pasti. Tapi bukan berarti menghapus pidananya," ucap dia.

    Lantaran merasa dilecehkan, kini korban mengalami gangguan psikologis. “Istri saya terpukul, psikisnya terganggu dan stres berat. Diajak orang bicara nggak konsentrasi, ngalor ngidul,” ujar Yudi.

    ARTIKA RACHMI FARMITA

    Catatan: artikel ini sudah diedit pukul 07.45 WIB, Jumat, 26 Januari 2018, untuk menyembunyikan identitas korban.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Palapa Ring Akan Rampung Setelah 14 Tahun

    Dicetuskan pada 2005, pembangunan serat optik Palapa Ring baru dimulai pada 2016.