Unggul di Survei LSI, Politikus Golkar: Terkejut Tapi Tak Heran

Sekretaris Jenderal Lodewijk F. Paulus dalam konferensi pers di Kantor DPP Partai Golkar, Anggrek Neli, Jakarta, 25 Januari 2018. Tempo/Adam Prireza

TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Koordinator Bidang Penggalangan Khusus Partai Golkar Rizal Malarangeng menyebut data yang dirilis Lembaga Survei Indonesia Danny JA sebagai sesuatu yang mengejutkan tapi tidak mengherankan bagi partainya.

"Tidak heran karena memang kami semua berharap dengan wajah baru dapat rebound. Tetapi yang mengejutkan adalah rebound-nya begitu cepat dan tinggi," kata Rizal dalam konferensi pers di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta pada Kamis, 25 Januari 2018.

Baca: Golkar Unggul di Survei LSI, Gerindra: Itu Tak Representatif

Menurut Rizal, sejak terpilihnya Ketua Umum baru, Airlangga Hartarto, para kader Golkar berharap ada perubahan positif. Salah satunya, kata dia, adalah adanya peningkatan elektabilitas partai berlambang pohon beringin itu.

Rizal bercerita, tiga bulan lalu saat Golkar diterpa masalah, elektabilitasnya turun hingga 11 persen. Saat ini, berdasarkan data yang dirilis LSI Denny JA, elektabilitas partai Golkar melonjak menjadi 15,5 persen.

Menurut kalkulasi Rizal, sekitar 8-9 juta penduduk Indonesia merespon positif perubahan yang dilakukan dalam tubuh Golkar. Ia pun menganggap kenaikan elektabilitas ini sebagai momentum baru bagi partai Golkar. "Ini bukan angka main-main, 15,5 persen," kata dia.

Baca: LSI: PDIP, Golkar dan Gerindra Partai Papan Atas Pilpres 2019

LSI merilis data survei soal elektabilitas partai politik. Survei tersebut melibatkan 1.200 responden dengan margin error 2.9 persen.

Dalam survei tersebut, PDIP memiliki elektabilitas 22,2 persen disusul Partai Golkar 15,5 persen dan Partai Gerinda 11,4 persen. Sedangkan lima partai lainnya belum aman dari parliamentary threshold yaitu Partai Persatuan Pembangunan (PPP) 3,5 persen, Partai Nasdem 4,2 persen, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 3,8 persen, Partai Amanat Nasional (PAN) 2,0 persen dan Partai Hanura 0,7 persen.






Pimpinan DPRD Depok yang Injak Sopir Truk tetap Terancam Sanksi Meski Sudah Damai

6 hari lalu

Pimpinan DPRD Depok yang Injak Sopir Truk tetap Terancam Sanksi Meski Sudah Damai

Wakil Ketua DPRD Kota Depok Tajudin Tabri tetap terancam sanksi dari Partai Golkar setelah aksinya menginjak sopir truk viral


Survei CSIS: Elektabilitas Demokrat Samai Golkar, PDIP Tertinggi

7 hari lalu

Survei CSIS: Elektabilitas Demokrat Samai Golkar, PDIP Tertinggi

Tingkat elektabilitas PDIP mencapai 21,6 persen; Demokrat dan Golkar mencapai 11,3 persen.


Puan Maharani Lanjut Safari Politik, PDIP: Keran Komunikasi dengan Golkar Sudah Dibuka

7 hari lalu

Puan Maharani Lanjut Safari Politik, PDIP: Keran Komunikasi dengan Golkar Sudah Dibuka

Puan Maharani akan melanjutkan safari politiknya. PDIP menyebut sudah berkomunikasi dengan Golkar. Tergantung kecocokan waktu.


Survei CSIS: Golkar Populer di Pemilih Muda, Demokrat Paling Disukai

7 hari lalu

Survei CSIS: Golkar Populer di Pemilih Muda, Demokrat Paling Disukai

Golkar mencapai popularitas 94,0 persen dan kesukaan 75,9 persen.


Wakil Ketua DPRD Depok Injak Leher Sopir Truk, Petang Ini Dipanggil Tim Khusus Golkar

7 hari lalu

Wakil Ketua DPRD Depok Injak Leher Sopir Truk, Petang Ini Dipanggil Tim Khusus Golkar

DPD Partai Golkar Kota Depok menjadwalkan pemanggilan terhadap Wakil Ketua DPRD Kota Depok Tajudin Tabri, Senin petang, 26 September 2022.


Wakil Ketua DPRD Kota Depok yang Injak Sopir Truk Terancam Dipecat

9 hari lalu

Wakil Ketua DPRD Kota Depok yang Injak Sopir Truk Terancam Dipecat

Wakil Ketua DPRD Kota Depok Tajudin Tabri menginjak sopir truk dan menghukumnya untuk push up


Politisi Jadi Anggota BPK, Ekonom: Bisa Terjadi Conflict of Interest

13 hari lalu

Politisi Jadi Anggota BPK, Ekonom: Bisa Terjadi Conflict of Interest

Terpilihnya politisi sebagai anggota BPK perlu menjadi perhatian karena rentan terjadi conflict of interest.


Formapi Sebut Fit and Proper Test Calon Anggota BPK di Komisi XI Hanya Formalitas

13 hari lalu

Formapi Sebut Fit and Proper Test Calon Anggota BPK di Komisi XI Hanya Formalitas

Formappi mengatakan pemenang anggota BPK sudah ada sebelum fit and proper test berlangsung.


Sah, Politikus Partai Golkar Ahmadi Noor Supit Terpilih jadi Anggota BPK

13 hari lalu

Sah, Politikus Partai Golkar Ahmadi Noor Supit Terpilih jadi Anggota BPK

Ahmadi Noor Supit sah terpilih sebagai anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) periode 2022-2027 pada Selasa, 20 September 2022.


Politisi Golkar Minta Pemerintah Tegas Tolak Usulan Hapus Listrik 450 VA

15 hari lalu

Politisi Golkar Minta Pemerintah Tegas Tolak Usulan Hapus Listrik 450 VA

Politisi Partai Golkar Fahira Idris menanggapi usulan Badan Anggaran atau Banggar Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) soal usulan penghapusan daya listrik 450 VA dan dialihkan ke daya 900 VA.