SMRC: Presiden Jokowi Kunci Elektabilitas PDIP di Pilpres 2019

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lembaga survei mulai menyigi kombinasi presiden dan wakilnya yang akan dipilih dua tahun sebelum pemilu resmi digelar. (ilustrasi: Kendra H. Paramita).

    Lembaga survei mulai menyigi kombinasi presiden dan wakilnya yang akan dipilih dua tahun sebelum pemilu resmi digelar. (ilustrasi: Kendra H. Paramita).

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Eksekutif Saiful Mujani Reserch Consulting (SMRC) Djayadi Hanan mengatakan bahwa tingkat keterpilihan PDI Perjuangan untuk Pilpres 2019 naik pada survei per Desember 2017 dibandingkan dengan hasil Pemilu 2014. Elektabiltas PDIP naik dari hasil Pemilu 2014 dengan 18.95 persen, sedangkan survei per Desember 2017 dukungan pada PDIP telah mencapai 27,6 persen. "Elektabilitasnya melebihi hasil Pemilu 2014," ujar Djayadi, di Jakarta, Kamis 25 Januari 2018.

    Naiknya elektabilitas PDI Perjuangan disebabkan sosok Presiden Joko Widodo yang positif dalam persepsi masyarakat. "Selama presepsi masyarakat terhadap Presiden Jokowi positif, elektabilitas PDIP akan baik."

    Baca:
    SMRC: Elektabilitas Jokowi Terus Naik, Prabowo ...
    SMRC: Elektabilitas Jokowi Tak Berdampak ke ...

    Menurut Djayadi, baik pendukung PDIP atau bukan, elektabilitas partai tergantung pada kinerja Presiden Jokowi. Survei yang melibatkan 1220 responden dengan margin error 3.1 persen ini, kata Djayadi, membuktikan kepuasan publik atas kinerja Presiden Jokowi.

    Elektabilitas partai politik masih bisa naik di tahun Pilkada ini. Partai politik yang masih memiliki elektabilitas tidak aman saat ini, kata dia, belum bisa dijadikan patokan.

    Elektabilitas partai di bawah batas 4 persen seperti Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Amanat Nasional (PAN) masih memiliki peluang untuk menaikkan elektabilitasnya. Apalagi, kata dia, tahun ini ada pemilihan kepala daerah, waktu yang baik bagi partai politik menggerakkan mesin partainya. "Sekarang, mesin partai politik belum bergerak," kata Djayadi.

    Baca juga:
    SMRC: Isu Kebangkitan PKI Berkaitan dengan ...
    LSI: PDIP, Golkar dan Gerindra Partai Papan Atas Pilpres 2019

    Hasil survei SMRC sejalan dengan hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI). Survei LSI pada April 2014 hingga Januari 2018 menyimpulkan bahwa tingkat elektabilitas PDIP dan Partai Golongan Karya (Golkar) cenderung naik untuk Pilpres 2019. “Pemilih PDIP dan Golkar relatif sama yakni pemilih menengah ke bawah.”  Pendiri LSI Denny JA menyampaikannya melalui rilis yang diterima Tempo, Rabu, 24 Januari 2018.

    Dalam survei  itu, PDIP dipilih oleh 18,95 persen dari 1200 responden pada April 2014 dan naik 3,25 persen menjadi 22,2 persen pada Januari 2018. Sedangkan Golkar dipilih 14,75 persen responden pada April 2014, naik 0,75 persen yakni menjadi 15,5 persen pada Januari 2018.

    Infografis:
    Survei Pilpres 2019, Jokowi Menghadapi Prabowo - Anies


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.