LSI Prediksi Golkar Bakal Jadi Pesaing PDIP di Pemilu 2019

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (ketujuh kanan) bersama bakal calon kepala daerah memperlihatkan surat keputusan Partai Golkar untuk maju dalam Pilkada Serentak 2018 di Kantor DPP Partai Golkar, 5 Januari 2018. ANTARA

    Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (ketujuh kanan) bersama bakal calon kepala daerah memperlihatkan surat keputusan Partai Golkar untuk maju dalam Pilkada Serentak 2018 di Kantor DPP Partai Golkar, 5 Januari 2018. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Lingkaran Survei Indonesia (LSI) memperkirakan PDI Perjuangan dan Partai Golkar akan bersaing memperebutkan nomor satu pada pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak pada tahun ini.

    "Golkar datang merespons dengan Tiga Program Rakyat, detail program, dan cara mencapainya setiap daerah menyesuaikan dengan situasi," kata Direktur Eksekutif LSI Denny J.A. di Jakarta, Sabtu, 6 Januari 2018.

    Baca juga: Demokrat dan Golkar Mesra di Pilgub Jabar, Begini Tanggapan PDIP

    Denny mengatakan bahwa Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum Partai Golkar menghentak dengan menyerukan seluruh calon kepala daerah yang diusung Golkar pada pilkada serentak 2018 menyebarkan "Tiga Program Rakyat".

    Seluruh calon kepala daerah yang didukung Partai Golkar diminta menyosialisasikan program nasional dengan slogan "Suara Rakyat, Suara Golkar".

    Program pertama yang digulirkan Golkar, menurut Denny, yakni harga sembako terjangkau, seperti beras, sagu, jagung, sayuran, telor, daging, dan gula yang mudah didapat."Kepala daerah harus mencari solusi menaikkan daya beli masyarakat," ujar Denny.

    Program andalan kedua, yaitu memperluas lapangan kerja dan pelatihan untuk mengurangi pengangguran.

    Baca juga: Pengamat SMRC: Kecil Peluang Jokowi Ganti Airlangga Hartarto

    Program ketiga yang dijalankan Golkar, ketersediaan rumah yang mudah dengan harga terjangkau bagi rakyat.

    "Tiga program rakyat dari Airlangga itu tepat sasaran, wong cilik merupakan segmen pemilih terbanyak," ungkap Denny.

    Jika program tersebut direalisasikan Partai Golkar, diprediksi akan menjadi pesaing PDI Perjuangan pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.