Munaslub Golkar, Airlangga Hartarto Jadi Ketua Umum Sampai 2019

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Airlangga Hartarto ditetapkan sebagai Ketua Umum Partai Golkar dalam Musyawarah Nasional Luar Biasa di Jakarta Convention Center hari ini, Selasa, 20 Desember 2017. Airlangga sebelumnya terpilih sebagai ketua umum pada rapat pleno Rabu pekan lalu menggantikan Setya Novanto. Tempo/Adam Prireza

    Airlangga Hartarto ditetapkan sebagai Ketua Umum Partai Golkar dalam Musyawarah Nasional Luar Biasa di Jakarta Convention Center hari ini, Selasa, 20 Desember 2017. Airlangga sebelumnya terpilih sebagai ketua umum pada rapat pleno Rabu pekan lalu menggantikan Setya Novanto. Tempo/Adam Prireza

    TEMPO.CO, Jakarta- Airlangga Hartarto resmi dikukuhkan sebagai Ketua Umum Partai Golkar dalam musyawarah nasional luar biasa hari ini. Airlangga mendapatkan dukungan penuh dari keseluruhan 34 Dewan Pimpinan Daerah tingkat I, 514 DPD tingkat II, dan 10 Ormas pendiri dan yang didirikan oleh Golkar. Hal ini membuat Airlangga terpilih secara aklamasi.

    "Ini sesuai sejalan dengan hasil rapat pleno dan rapimnas beberapa waktu lalu," ujar Airlangga di Jakarta Convention Center Senayan pada Rabu, 20 Desember 2017. Penetapan ini disahkan lewat pimpinan munaslub dengan persetujuan para peserta.

    Baca: Munaslub Golkar akan Kukuhkan Airlangga Hartarto Hari Ini

    Ketua DPD tingkat I Jawa Barat Dedi Mulyadi yang merangkap sebagai anggota pimpinan munaslub menanyakan kepada peserta munaslub apakah mereka setuju atau tidak dengan keputusan menetapkan Airlangga sebagai ketua umum. Para peserta pun berteriak "Setuju!" sambil mengepalkan tangannya ke udara. Palu pun diketok menandakan keputusan tersebut telah sah diikuti tepuk tangan peserta dan teriakan, "Hidup Golkar!"

    Soal periodesasi kepemimpinan, pemegang hak suara di munaslub hari ini telah satu suara. Mereka memilih opsi Arilangga memimpin hingga 2019 plus rapimnas untuk membahas perpanjangan masa kepemimpinannya.

    Baca: Berikut Posisi di Golkar yang Bakal Dirombak Airlangga Hartarto

    Dengan adanya kesatuan suara seluruh elemen partai Golkar, Airlangga berharap kedepannya konsolidasi politik akan berjalan mulus. Ia pun menganggap ini sebagai momentum kuat untuk mempersiapkan Golkar menuju kontestasi politik pada pemilihan kepala daerah, pemilihan legislatif, dan pemilihan presiden pada 2018 dan 2019 nanti.
    Pemenangan ketiga hajat akbar politik itu, kata Airlangga, menjadi tujuan utama program kerjanya ke depan. "Sejak hari ini kita tidak punya kelompok-kelompok lagi. Yang ada adalah kesepakatan Munaslub yang bulat untuk menghadapi pemilu di depan," ujarnya.

    Airlangga Hartarto sebelumnya telah terpilih sebagai Ketua Umum Partai Golkar menggantikan Setya Novanto pada rapat pleno yang digelar di kantor Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar, Jakarta, Rabu, 13 Desember 2017. Munaslub Golkar telah berlangsung sejak 19 Desember 2017. Dalam hari terakhir ini, Airlangga Hartarto telah ditetapkan secara sah sebagai Ketua Umum Partai Golkar. Rencananya, pukul 19.00 WIB malam nanti akan diadakan serah terima jabatan oleh kepengurusan DPP yang menandakan berakhirnya munaslub.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Palapa Ring Akan Rampung Setelah 14 Tahun

    Dicetuskan pada 2005, pembangunan serat optik Palapa Ring baru dimulai pada 2016.