Sufmi Dasco Ahmad: MKD Tak Terpengaruh Surat Setya Novanto

Reporter

Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Surahman Hidayat (kedua kiri) berbincang dengan Wakil Ketua MKD Junimart Girsang (Kedua kanan) didampingi Wakil Ketua MKD Kahar Muzakir (kiri) dan Sufmi Dasco Ahmad (kanan) dalam sidang etik putusan MKD di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, 16 Desember 2015. TEMPO/Dhemas Reviyanto

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan Perwakilan Rakyat (MKD) Sufmi Dasco Ahmad mengatakan surat permohonan yang ditulis Ketua DPR Setya Novanto tidak akan mempengaruhi langkah MKD membahas nasib Setya terkait dengan dugaan pelanggaran etik.

"Saya baca-baca di medsos. Itu kan suratnya permohonan, permohonan bisa dikabulkan, bisa enggak," kata Dasco di ruang MKD, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 22 November 2017.

Baca juga: MKD Akan Bahas Dugaan Pelanggaran Etik Setya Novanto Pekan

Kemarin, Setya Novanto mengirim surat yang meminta MKD tak menggelar sidang untuk menonaktifkan dia sebagai ketua dan anggota DPR. Tersangka kasus korupsi kartu tanda penduduk (e-KTP) ini juga meminta waktu agar bisa membuktikan bahwa dia tidak terlibat kasus korupsi seperti yang tengah disangkakan kepadanya.

Dasco menegaskan, surat tersebut tidak bisa mengintervensi keputusan MKD karena bersifat independen. Ihwal waktu seperti yang diminta Setya, dia mengatakan proses verifikasi ini sedang berjalan hingga mendapat keputusan.

"Ya, kami kan jalan, tetap saja nanti pas jalan proses-prosesnya butuh waktu. Sementara proses peradilan yang diminta waktunya juga enggak lama, kan? Enggak sampai sebulan juga. Saya pikir misalnya diproses perkaranya, ya, sambil jalan waktunya juga sama," ujarnya.

Dasco mengatakan belum menerima surat permohonan dari Setya Novanto tersebut. Dia hanya mengetahuinya dari media sosial. Karena itu, dia tidak tahu apakah surat tersebut ditulis Setya atau orang lain.

Kemarin, MKD dijadwalkan menggelar rapat bersama dengan pemimpin semua fraksi di DPR untuk membahas nasib Setya Novanto, terutama dalam dugaan pelanggaran etik sumpah dan jabatan. Namun rapat akhirnya dibatalkan dengan alasan sejumlah ketua atau sekretaris fraksi tak hadir.

TIKA AZARIA






Beberapa Anggota DPR Ini Pernah Diadukan Ke MKD, Termasuk Effendi Simbolon

15 hari lalu

Beberapa Anggota DPR Ini Pernah Diadukan Ke MKD, Termasuk Effendi Simbolon

Rekam jejak DPR, sudah beberapa anggota DPR yang dilaporkan kepada MKD. Setelah Setya Novanto dan Harvey Malaiholo, ada Puan dan Effendi Simbolon.


Inilah 2 Orang yang Pernah Ditolak Permohonannya sebagai Justice Collaborator

49 hari lalu

Inilah 2 Orang yang Pernah Ditolak Permohonannya sebagai Justice Collaborator

Tak semua orang yang mengajukan sebagai Justice Collaborator diterima. Berikut beberapa orang yang pernah ditolak permohonannya.


Satgas BLBI Sebut Nilai Aset Besan Setya Novanto yang Disita Mencapai Rp 2 Triliun

22 Juni 2022

Satgas BLBI Sebut Nilai Aset Besan Setya Novanto yang Disita Mencapai Rp 2 Triliun

Satgas BLBI menyatakan aset milik Bank Aspac yang disita mencapai Rp 2 triliun.


Satgas BLBI Sita Aset Besan Setya Novanto Pagi Ini

22 Juni 2022

Satgas BLBI Sita Aset Besan Setya Novanto Pagi Ini

Satgas BLBI menyita aset obligos PT Bank Aspac di Bogor hari ini. Satu dari dua pemilik bank tersebut merupakan besar mantan Ketua DPR Setya Novanto.


Pengadilan Tolak Gugatan Besan Setya Novanto Atas Perkara Utang BLBI Rp 3,57 T

15 Mei 2022

Pengadilan Tolak Gugatan Besan Setya Novanto Atas Perkara Utang BLBI Rp 3,57 T

Kedua obligor BLBI ini menggugat Kementerian Keuangan dan meminta pengadilan menyatakan mereka bukan penanggung utang Bank Aspac.


KPK Periksa 3 Saksi Dalam Kasus Korupsi e-KTP Untuk Tersangka Paulus Tannos

21 Maret 2022

KPK Periksa 3 Saksi Dalam Kasus Korupsi e-KTP Untuk Tersangka Paulus Tannos

KPK melanjutkan penyidikan kasus korupsi e-KTP untuk tersangka Paulus Tannos.


KPK akan Koordinasi dengan Bareskrim soal Penyidikan TPPU Setya Novanto

12 Maret 2022

KPK akan Koordinasi dengan Bareskrim soal Penyidikan TPPU Setya Novanto

Alex mengatakan KPK perlu mengetahui tindak pidana muasal Setya Novanto yang sedang disidik Bareskrim.


Kumham Benarkan Setya Novanto Sempat Berselisih dengan Nurhadi di Sukamiskin

2 Maret 2022

Kumham Benarkan Setya Novanto Sempat Berselisih dengan Nurhadi di Sukamiskin

Dirjen Lapas membenarkan Setya Novanto sempat berselisih dengan Nurhadi di Sukamiskin.


KPK Tahan 2 Tersangka Korupsi E-KTP

3 Februari 2022

KPK Tahan 2 Tersangka Korupsi E-KTP

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan dua tersangka dalam kasus korupsi e-KTP.


KPK Sebut Tak Punya Akun NFT Jualan Foto Koruptor

19 Januari 2022

KPK Sebut Tak Punya Akun NFT Jualan Foto Koruptor

KPK menyatakan juga tidak pernah melakukan kegiatan bersifat komersial untuk memperoleh keuntungan, seperti membuat akun NFT.