Minggu, 22 September 2019

Jokowi Titipkan Isu Palestina ke Sekjen PBB Antonio Guterres

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi memberi hormat kepada tentara penyambutan di Clark, Pampanga di Filipina utara, 12 November 2017. Jokowi bersama belasan pemimpin negara lainnya akan menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN. REUTERS / Erik De Castro

    Presiden Jokowi memberi hormat kepada tentara penyambutan di Clark, Pampanga di Filipina utara, 12 November 2017. Jokowi bersama belasan pemimpin negara lainnya akan menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN. REUTERS / Erik De Castro

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo alias Jokowi menitipkan isu Palestina kepada Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres. Jokowi berharap PBB lebih berkontribusi mewujudkan impian rakyat Palestina untuk mendapatkan kemerdekaan penuh.

    "Saya paham kemerdekaan penuh Palestina tidak mudah. Namun, saya berharap di bawah kepimpinan Yang Mulia, isu Palestina dapat mengalami kemajuan yang signifikan," kata Jokowi seperti siaran pers Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin, Senin malam, 13 November 2017.

    Baca juga: Jokowi : Kemerdekaan Penuh Palestina Tak Mudah

    Jokowi mengatakan itu saat menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-9 ASEAN-PBB, yang digelar pada Senin kemarin di Philippine International Convention Center (PICC), Manila, Filipina. Jokowi juga menyampaikan Indonesia akan terus membantu Palestina mewujudkan impiannya.

    Dalam kesempatan itu, Jokowi juga mengajak seluruh anggota ASEAN bersama-sama dengan PBB memperkuat sinergi kerja sama yang telah terjalin. ASEAN dan PBB, kata Jokowi, memiliki misi dan agenda yang sama dalam mengatasi sejumlah permasalahan di dunia. Sinergi itu harus terus diperkuat, salah satunya terkait penguatan kemitraan untuk perdamaian dunia dalam konteks peningkatan kapasitas pasukan keamanan PBB.

    "Sebagai salah satu kontributor terbesar dalam Peacekeeping Operations, Indonesia berharap agar birokrasi diperbaiki dan keterwakilan negara kontributor besar mendapatkan perhatian," ujar Jokowi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi Diduga Terjerat Dana Hibah

    Perkara dugaan korupsi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi bermula dari operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada 18 Desembe