KPK Perpanjang Penahanan Bupati Rita Widyasari

Reporter:
Editor:

Widiarsi Agustina

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari menunggu diperiksa di Gedung KPK, 6 Oktober 2017. Bupati Kutai Kartanegara tersebut dinilai menerima uang sebesar 6 miliar. Tempo/Ilham Fikri

    Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari menunggu diperiksa di Gedung KPK, 6 Oktober 2017. Bupati Kutai Kartanegara tersebut dinilai menerima uang sebesar 6 miliar. Tempo/Ilham Fikri

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang masa penahanan Bupati Kutai Kartanegara nonaktif Rita Widyasari, tersangka tindak pidana korupsi dugaan suap pemberian izin lokasi untuk keperluan inti dan plasma perkebunan kelapa sawit di Desa Kupang Baru, Kecamatan Muara Kaman, kepada PT Sawit Golden Prima.

    "Telah dilakukan perpanjangan penahanan terhadap tersangka Rita Widyasari selama 40 hari ke depan, mulai 27 Oktober sampai dengan 5 Desember 2017," kata juru bicara KPK, Febri Diansyah, di gedung KPK, Jakarta, Kamis, 26 Oktober 2017.

    KPK telah menetapkan Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari dan dua orang lainnya sebagai tersangka dugaan suap dan penerimaan gratifikasi di Kabupaten Kutai Kertanegara.

    BACA: Ditahan KPK, Bupati Rita Widyasari Tak Tempuh Praperadilan

    Berdasarkan pengembangan penyidikan, KPK menemukan bukti permulaan yang cukup mengenai adanya tindak pidana korupsi penerimaan gratifikasi sehingga lembaga antirasuah itu meningkatkan status penanganan perkara ke penyidikan dengan tiga orang tersangka.

    Dalam kasus ini, Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari diduga sebagai pihak penerima suap, dan Direktur Utama PT Sawit Golden Prima Hery Susanto Gun diduga sebagai pemberi suap.

    Sedangkan, Rita Widyasari dan Komisaris PT Media Bangun Bersama Khairudin diduga sebagai penerima gratifikasi.

    Hery Susanto Gun diduga memberikan uang sejumlah Rp 6 miliar kepada Rita Widyasari terkait dengan pemberian izin lokasi untuk keperluan inti dan plasma perkebunan kelapa sawit di Desa Kupang Baru, Kecamatan Muara Kaman, kepada PT Sawit Golden Prima.

    KPK mencatat bahwa suap diduga diterima Rita Widyasari sekitar Juli dan Agustus 2010, dan diindikasikan ditujukan untuk memuluskan proses perizinan lokasi terhadap PT Sawit Golden Prima.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Pemberantasan Rasuah Indonesia di Hari Antikorupsi Sedunia

    Wajah Indonesia dalam upaya pemberantasan rasuah membaik saat Hari Antikorupsi Sedunia 2019. Inilah gelap terang Indeks Persepsi Korupsi di tanah air.