Sekjen PDIP Kirim Pesan Megawati untuk Tri Rismaharini

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Selain itu Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Bupati Tapin Kalimantan Selatan Arifin Arpan, Bupati Malinau Kalimantan Utara Yansen Tipa Padan, Bupati Kulonprogo Daerah Istimewa Yogyakarta Hasto Wardoyo, dan Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Selain itu Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Bupati Tapin Kalimantan Selatan Arifin Arpan, Bupati Malinau Kalimantan Utara Yansen Tipa Padan, Bupati Kulonprogo Daerah Istimewa Yogyakarta Hasto Wardoyo, dan Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto, menjumpai Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini di rumah dinasnya di Jalan Sedap Malam, Surabaya, hari ini, Senin 9 Oktober 2017. Kedatangan Hasto ialah untuk membawa pesan khusus dari Ketua Umum PDIP Megawati Sukarno Putri soal Pemilihan Umum Gubernur (Pilgub) Jawa Timur 2018 mendatang.

    "Saya diminta masukan sesuai penugasan Ibu (Megawati) kepada Ibu Risma. Masukannya seperti apa, masih dirahasiakan. Tunggu tanggal mainnya," ujar Hasto.

    Sesuai arahan Megawati, PDIP bakal mengumumkan siapa saja yang akan diusung untuk Pilkada tahun depan pada 15 Oktober 2017. Saat itu pula, PDIP mengeluarkan rekomendasi terhadap pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur.

    Baca juga: Meski Megawati Minta, Risma Tetap Tak Mau Ikut Pilkada Jawa Timur

    PDIP masih merahasiakan nama-nama bakal pasangan cagub dan cawagub yang diusung di Pilgub Jawa Timur. Untuk urusan itu, kata Hasto, Megawati sendiri yang akan mengambil keputusan. "Politik ini kan dinamis, makanya saya ditugaskan untuk ketemu Bu Risma ini juga kaitannya di situ," katanya menebar isyarat.

    Hasto mengakui, rombongannya memang memutuskan menemui langsung wali kota perempuan pertama di Surabaya itu. Ia mengaku khawatir pesan dari Megawati bocor apabila disampaikan melalui sambungan telepon seluler. "Sekarang kan rawan penyadapan, apalagi bicara melalui handphone sekarang kan tidak aman. Makanya kita sampaikan secara langsung."

    Risma yang duduk di sisi kanan Hasto pun mengangguk, menandakan siap membantu merealisasikan pesan dan gagasan Megawati. Namun lagi-lagi, Hasto enggan menyampaikan isi pesan khusus Megawati soal Pilgub Jawa Timur. "Pada prinsipnya Bu Risma siap. Apalagi antara Bu Risma dengan Bu Mega bukan hanya memiliki hubungan secara kepartaian, tapi memiliki hubungan personal yang bagus," tutur Hasto.

    Baca juga: Bursa Pilgub Jawa Timur, Risma: Bu Mega Sudah Setuju...

    Risma tak banyak komentar saat ditanya terkait pertemuannya Hasto Kristiyanto. Ia cukup menebar senyum dan canda kepada wartawan. "Apa pesan dari Bu Mega? Rahasia," ujar Risma.

    Tri Rismaharini hanya menegaskan, pada hari pengumuman calon gubernur yang didukung PDIP nanti, dirinya tak berada di Indonesia. Ia menyatakan bakal berada di Tokyo, Jepang, untuk menerima penghargaan dan menjadi pembicara.

    Di bursa Pilgub Jawa Timur, PDIP hampir memastikan akan berkoalisi dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk mengusung Saifullah Yusuf alias Gus Ipul sebagai calon gubernur. PDIP, PKB, dan partai pendukung pemerintah lainnya tengah mematangkan persiapan siapa figur yang cocok untuk dipasangkan dengan Gus Ipul.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.