Saat Hemat Bahan Bakar Mitsubishi New Mirage Diuji  

Kamis, 12 Januari 2017 | 00:06 WIB
Saat Hemat Bahan Bakar Mitsubishi New Mirage Diuji  
PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors berkomitmen untuk memberikan lini kendaraan terbaik untuk masyarakat Indonesia.

INFO NASIONAL - Hemat konsumsi bahan bakar Mitsubishi New Mirage yang diluncurkan pada 26 Juli 2016  silam bukanlah isapan jempol semata.  Sebagai distributor resmi kendaraan Mitsubishi di Indonesia dari Mitsubishi Motors Corporation (MMC), PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), telah melakukan pengetesan. Untuk itu, KTB bekerja sama dengan Lembaga Teknologi Fakultas Teknik (LEMTEK) Universitas Indonesia.



Pengetesannya dilakukan dalam acara bertajuk “Uji Irit Bahan Bakar Mitsubishi New Mirage”  pada 26-27 Oktober 2016 lalu. Hasilnya menunjukkan bahwa konsumsi bahan bakar 1 liter berbanding 24,2 kilometer untuk transmisi manual dan 22 kilometer untuk transmisi otomatis.



Dalam pengujiannya, LEMTEK UI melibatkan 6 unit Mitsubishi New Mirage varian EXCEED (2 unit), GLS (1 unit), dan GLX (1 unit) pada kondisi berkendara yang sesungguhnya. Jarak yang ditempuh 407 kilometer, meliputi jalan perkotaan, luar kota, jalan bebas hambatan (tol), dan jalan berbukit dalam area Jakarta, Ciawi, Puncak, Bandung, dan Purwakarta.



Metode yang digunakan adalah full to full,  mengacu pada standar SAE J1082-200802. Hal ini bertujuan untuk memperoleh data konsumsi bahan bakar antar kendaraan dengan cara berkendara yang digunakan. Bahan bakar diisi penuh dan ditunggu selama 30-60 menit untuk memastikan tangki telah benar-benar penuh. Pada saat pengisian kembali setelah kendaraan finish, dilakukan proses cooling down kendaraan selama beberapa jam. Ini untuk membiarkan volume bahan bakar yang ada di dalam tanki menjadi stabil dan tidak mengembang karena masih panas, yang akan menyebabkan ketidakakuratan pengukuran. Selisih nilai antara awal dan akhir merupakan nilai besar konsumsi bahan bakar pada kendaraan tersebut.



Beberapa standarisasi yang juga diatur pada metode ini antara lain pengisian ulang bahan bakar dengan gelas ukur,  konsumsi bahan bakar total (liter), jarak tempuh (kilometer),  dan waktu tempuh (jam).  Selain itu juga temperatur bahan bakar (celcius), temperatur ambient (celcius), tekanan barometrik (kPa), tekanan ban (psi), dan total berat badan penumpang minimal 136 kilogram.



Dari enam kendaraan yang digunakan, terdapat hasil yang bervariasi di tiap kendaraan. Untuk transmisi otomatis, didapatkan angka terendah dalam konsumsi bahan bakar adalah 24,95 kilometer/liter, sedangkan untuk transmisi manual adalah 28,72k kilometer/liter. “Dari hasil pengujian, memang terdapat variasi angka yang diperoleh. Salah satu yang berkontribusi terhadap deviasi tersebut adalah karakter pengemudi. Tetapi perbedaan tersebut masih dalam range wajar untuk eco-driving,”ujar Bambang Sugiarto, Direktur Lembaga Teknologi Fakultas Teknik Universitas Indonesia.



Pengetesan ini bukan yang pertama bagi Mitsubishi Mirage. Sebelumnya, KTB juga pernah melakukannya dengan menggandeng lembaga yang sama pada tahun 2012 lalu, termasuk bersama konsumen Mitsubishi Mirage seluruh Indonesia. “Dengan hasil yang telah didapatkan, terbukti bahwa Mitsubishi Mirage dengan segala pengembangan terbarunya tetap berhasil mempertahankan keunggulan efisiensi bahan bakarnya. Ini tentunya menjadi nilai tambah yang baik sebagai referensi untuk para konsumen kami di Indonesia,”ujar Presiden Direktur KTB Hisashi Ishimaki.



Konsumsi bahan bakar Mitsubishi New Mirage yang efisien tentunya akan menambah nilai positif bagi kendaraan ini, sesuai dengan semangat Brand New Product, dimana KTB Mitsubishi Motors berkomitmen untuk memberikan lini kendaraan terbaik untuk masyarakat Indonesia dengan kualitas profesional seiring dengan semangat Brand New Day. (*)



 

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan