Korupsi Al Quran, Fahd El Fouz Geram pada Bekas Wakil Ketua DPR

Reporter

Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Fahd El Fouz menjalani sidang perdana sebagai terdakwa di Pengadilan Tipikor Jakarta, 13 Juli 2017. ANTARA FOTO

TEMPO.CO, Jakarta  - Ketua Angkatan Muda Partai Golkar  Fahd El Fouz membeberkan alasan mengapa menyeret nama Priyo Budi Santoso, Wakil Ketua DPR periode 2009-2014, ke dalam kasus korupsi proyek pengadaan Al Quran di Kementerian Agama. Sebabnya, Fahd mengaku pernah menyerahkan duit sebesar Rp 3 miliar kepada Priyo.

Fahd El Fouz  juga merasa sakit hati pada Priyo karena politikus Partai Golkar itu pernah meninggalkannya ketika dia terseret kasus suap dana penyesuaian infrastruktur daerah di Aceh pada 2011. Pada kasus itu, Fahd divonis bersalah dan dihukum 2,5 tahun penjara.

Baca: Kasus Korupsi Quran, Fahd Bersumpah Soal Uang untuk Priyo

"Dulu saya dijanjikan macam-macam. Diurusin remisi, diurusin bebas. Ternyata saya ditipu," kata Fahd kepada  majelis hakim saat menjalani sidang pemeriksaan terdakwa korupsi pengadaan Al Quran di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Kamis, 24 Agustus 2017.

Menurut Fahd, selama di penjara, Priyo tak pernah mengurusnya. Ia hanya diurus oleh istrinya. Setelah keluar dari penjara, Fahd menemui Priyo di rumahnya. Namun respons Priyo sangat menyakitkan hati. "Dia bilang saya bekas narapidana jangan ikut-ikut politik dulu," ujarnya.

Simak: Sidang Korupsi Al Quran, Fadh Ungkap Proses Pembagian Fee

Anak almarhum penyanyi A. Rafiq itu merasa dizalimi. Sebab, dia sudah membela Priyo dalam perkara tersebut. "Saya sakit hati, saya sudah belain dia. Tapi penghargaan kepada saya untuk diurus di penjara nggak saya dapat sama sekali," kata Fahd.

Fahd berujar tak ingin lagi menutup-nutupi kesalahan Priyo Budi Santoso. Malah ia  menuntut agar Priyo juga ditetapkan sebagai tersangka.

Fahd didakwa menerima suap sebesar Rp 3,4 miliar terkait pengadaan Al Quran di Direktorat Jenderal Binmas Islam Kementerian Agama pada 2011-2012 dan pengadaan laboratorium komputer madrasah tsanawiyah.

Menurut jaksa, suap diberikan agar Fahd bersama anggota Badan Anggaran DPR Zulkarnaen Djabar dan anaknya, Dendy Prasetia Zulkarnaen Putra, menjadikan PT Batu Karya Mas sebagai pemenang dalam pekerjaan pengadaan laboratorium komputer, PT Adhi Aksara Abadi Indonesia sebagai pemenang dalam pekerjaan pengadaan kitab suci Al Quran pada 2011 dan PT Sinergi Pustaka Indonesia sebagai pemenang dalam pekerjaan pengadaan Al Quran pada 2012.

Hingga berita ini ditulis, Priyo belum membalas pesan yang dikirim Tempo. Saat dihubungi melalui sambungan telepon, Priyo juga tidak merespons.

MAYA AYU PUSPITASARI






Surya Darmadi Kembali Sebut Dakwaan Jaksa Penuntut Umum Mengada-Ada

9 hari lalu

Surya Darmadi Kembali Sebut Dakwaan Jaksa Penuntut Umum Mengada-Ada

Surya Darmadi menyatakan dirinya seharusnya hanya mendapatkan sanksi administratif, bukan pidana.


Komisi Yudisial Diminta Pantau Persidangan Tipikor di Banjarmasin

22 April 2022

Komisi Yudisial Diminta Pantau Persidangan Tipikor di Banjarmasin

Berharap Majelis Hakim tidak dapat diintervensi oleh pihak-pihak yang beritikad jahat


Begini Seluk Beluk Percetakan Al Quran di Indonesia

18 April 2022

Begini Seluk Beluk Percetakan Al Quran di Indonesia

Selain Unit Percetakan Al Quran Wamenag juga mendorong UPQ menjadi destinasi wisata religi, pusat penerbitan dan percetakan buku-buku keislaman.


Di Sidang Tipikor, Netanyahu Mengklaim Dirinya Dijebak

24 Mei 2020

Di Sidang Tipikor, Netanyahu Mengklaim Dirinya Dijebak

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, berusaha tampil tak bersalah di sidang tindak pidana korupsi. Ia mengklaim polisi korup menjebaknya.


Surati Presiden dan DPR, KPK Minta UU Tipikor Direvisi

19 Desember 2019

Surati Presiden dan DPR, KPK Minta UU Tipikor Direvisi

Agus Rahardjo menilai, UU Tipikor sebenarnya lebih penting dibandingkan UU KPK.


Data ICW: Tilep Rp 29,41 Triliun, Ribuan Koruptor Divonis Ringan

3 Mei 2018

Data ICW: Tilep Rp 29,41 Triliun, Ribuan Koruptor Divonis Ringan

Hanya 300 dari 1.032 terdakwa pada semester 2 tahun 2017 yang dituntut hukuman di atas 4 tahun.


Pengusaha, Kontraktor Wisma Atlet Dituntut 7 Tahun Penjara

30 Oktober 2017

Pengusaha, Kontraktor Wisma Atlet Dituntut 7 Tahun Penjara

Mantan Direktur PT DGI, Dudung Purwadi, adalah terdakwa kasus korupsi proyek rumah sakit di Universitas Udayana dan pembangunan Wisma Atlet Palembang.


Nusron Wahid: Berani Pecat Saya, Berarti Golkar Bela Koruptor

26 Oktober 2017

Nusron Wahid: Berani Pecat Saya, Berarti Golkar Bela Koruptor

Terpidana korupsi pengadaan Al-Quran yang juga Ketua Umum AMPG, Fahd El Fouz, meminta Setya Novanto untuk menonaktifkan Nusron Wahid.


Pengacara Benarkan Fahd Teken Surat Minta Nusron Wahid Dipecat

26 Oktober 2017

Pengacara Benarkan Fahd Teken Surat Minta Nusron Wahid Dipecat

Pengacara Fahd, Robi Anugrah, membenarkan kliennya menandatangani surat permintaan dari AMPG kepada Ketua Umum Golkar untuk memecat Nusron Wahid.


Kembangkan Korupsi Al Quran, KPK Analisis Putusan Fahd El Fouz

4 Oktober 2017

Kembangkan Korupsi Al Quran, KPK Analisis Putusan Fahd El Fouz

Fahd El Fouz telah menyebut sejumlah nama anggota DPR lain yang diduga terlibat dalam korupsi Al Quran.