Saldo First Travel Rp 1,5 Juta Padahal Punya 35 Ribu Jemaah Umroh

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Puluhan calon jamaah umrah mendatangi kantor First Travel di Jalan Radar Auri, Cimanggis, Depok, 28 Juli 2017. Mereka meminta uang yang telah disetor dikembalikan karena tak kunjung diberangkatkan umrah. Imam Hamdi/Tempo

    Puluhan calon jamaah umrah mendatangi kantor First Travel di Jalan Radar Auri, Cimanggis, Depok, 28 Juli 2017. Mereka meminta uang yang telah disetor dikembalikan karena tak kunjung diberangkatkan umrah. Imam Hamdi/Tempo

    TEMPO.CO, Jakarta - Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU)  bakal dikenakan kepada suami istri , Andika Surahman dan Annisa Devitasari Hasibuan. Bos  PT First Anugerah Karya Wisata atau First Travel itu ditetapkan sebagai tersangka kasus penipuan dan penggelapan ratusan calon jemaah umroh.

    Direktur Tindak Pidana Umum Badan Reserse Kriminal Mabes Polri Brigadir Jenderal Herry Rudolf  Nahaq mengatakan, pihaknya akan melakukan penelusuran terhadap rekening-rekening tersangka dan First Travel.  “Saya kira otomatis itu TPPU, kami akan melakukan pengembangan, dana-dana yang kemudian lari," kata Herry di kantor Bareskrim, Jakarta, Kamis 10 Agustus 2017.

    Baca juga:

    Bos First Travel Dijerat Pasal Tindak Pidana Pencucian Uang
    Jeritan Korban First Travel, Sakit Jantung Hingga Menunggu 2 Tahun

    "Jumlah jemaah yang sudah mendaftar dan membayar itu 70 ribu orang dan hanya 35 ribu yang berangkat. Sisanya 35 ribu jemaah tidak bisa berangkat dengan berbagai alasan," kata Herry, menambahkan.

    Ia menjelaskan, kasus ini berawal dari laporan 13 orang yang mengaku sebagai agen First Travel.  Modus operandinya, kata dia,  First Travel menawarkan paket A perjalanan umroh berbagak paket.  "Paket satu disebut paket promo umroh, kedua paket reguler, dan ketiga paket VIP," ujarnya.

    Herry mengatakan belum menyita aset yang kemungkinan dimiliki First Travel. Penyidik hanya memblokir sejumlah rekening sebagai barang bukti dengan saldo berkisar Rp 1-1,5 juta. "Pertanyaannya, uangnya ke mana," kata dia. Ia pun mengatakan akan mengembangkan kasus ini dengan membuka kemungkinan adanya tersangka lain yang terlibat

    ARKHELAUS W.  I  SDA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.