Hutan Terbakar di Sumsel Meluas, Tiga Pejabat Tinggi Turun Tangan  

Reporter

Editor

Dwi Arjanto

Petugas BPBD Provinsi Sumatera Selatan dibantu Satpol PP Prov Sumsel, petugas Manggala Agni Daops Banyuasin-OI dan petugas BPBD Kab Ogan Ilir (OI) menarik selang air saat akan melakukan pemadaman kebakaran lahan di Indralaya Utara, Ogan Ilir (OI), Sumatera Selatan, 11 Agustus 2016. Untuk mencegah meluasnya kebakaran lahan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama satgas kebakaran hutan dan lahan terus berupaya melakukan pemadaman kebakaran dari udara dan darat. ANTARA FOTO

TEMPO.COPalembang - Kebakaran hutan dan lahan mengancam sejumlah daerah rawan di Sumatera Selatan. Sepekan terakhir, ratusan hektare lahan di tiga kabupaten telah terbakar, yakni di Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir, dan Penukal Abab Lematang Ilir.

Menyikapi hal tersebut, Panglima Kodam II Sriwijaya Mayor Jenderal Antok Mukti Putranto dan Kepala Polisi Daerah Sumatera Selatan Inspektur Jenderal Agung Budi Maryoto, juga Gubernur Alex Noerdin, turun tangan langsung ke lokasi kebakaran di Ogan Ilir. 

Selain ikut membantu pemadaman, mereka ingin mengingatkan warga menghilangkan kebiasaan membakar lahan dalam rangka land clearing
Baca: Menteri LHK Akui Sulitnya Pemadaman Kebakaran Hutan ke Presiden Jokowi

Selain itu, mereka menyemangati ratusan prajurit TNI-Polri dan Manggala Agni serta aparat sipil lain yang turun langsung di lokasi kebakaran.

“Kami tidak ingin kembali dituding sebagai eksportir asap, apalagi tahun depan ada Asian Games,” kata Agung Maryoto, Selasa, 8 Agustus 2017. 

Agung meninjau langsung upaya pemadaman api di wilayah Rambutan, Ogan Ilir. Ia bersama prajurit TNI dan Polri sempat melihat bekas kawasan yang telah terbakar sehari sebelumnya di daerah tersebut. 

Kedatangannya siang itu untuk memastikan aparatnya mulai melakukan penyelidikan area terbakar dengan memasang police line serta memanggil pemilik lahan dan saksi mata. “Kejar terus sampai ketemu orangnya,” ujar Agung kepada Kepala Polres Ogan Ilir Ajun Komisaris Besar M. Arief Rifai.

Sebelumnya, saat kebakaran besar terjadi pada Ahad, 6 Agustus lalu, Antok Mukti Putranto turun ke lokasi terjadinya kebakaran lahan gambut di wilayah Desa Arisanjaya, Kecamatan Pedamaran, Ogan Ilir. 

Dia ingin memastikan perkembangan penanganan kebakaran hutan dan lahan, khususnya di lahan gambut yang terbakar dua hari dan telah membakar lebih-kurang 120 hektare lahan. Ia tak sungkan ikut menenteng selang besar untuk memadamkan api.
Simak juga: BMKG: Padamkan Kebakaran Hutan 54 Bom Air Sasar di 12 Titik Api

 “Untuk peralatan, saya akan koordinasi dengan pihak terkait agar dukungan peralatan yang dibutuhkan bisa tercukupi,” katanya. 

Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin menginstruksikan semua kepala desa, lurah, dan camat selalu berada di wilayah masing-masing untuk menjaga jangan sampai terjadi kebakaran hutan dan lahan. 

“Termasuk bupati, saya minta turun ke lapangan mengawal pemadaman api,” kata Alex menanggapi aksi mengatasi kebakaran hutan.
 
PARLIZA HENDRAWAN






Banding Diterima, Hukuman Eks Gubernur Sumsel Alex Noerdin Dipotong 3 Tahun

17 hari lalu

Banding Diterima, Hukuman Eks Gubernur Sumsel Alex Noerdin Dipotong 3 Tahun

Permohonan banding terdakwa Alex Noerdin dikabulkan dengan menetapkan pengurangan hukuman dari vonis 12 tahun menjadi 9 tahun penjara


Korban Tewas dalam Banjir Bandang di Pakistan Bertambah 57 Orang

22 hari lalu

Korban Tewas dalam Banjir Bandang di Pakistan Bertambah 57 Orang

Jumlah korban tewas akibat banjir bandang di Pakistan pada Sabtu, 3 September 2022, bertambah 57 orang, di mana 25 orang adalah anak-anak.


Kapolri Minta Jajarannya Raih Kepercayaan Publik untuk Terus Kawal Pemerintah

37 hari lalu

Kapolri Minta Jajarannya Raih Kepercayaan Publik untuk Terus Kawal Pemerintah

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan kepercayaan publik penting agar Polri dapat mengawal setiap kebijakan pemerintah.


Seluruh Wilayah NTT Berstatus Sangat Mudah Terbakar

38 hari lalu

Seluruh Wilayah NTT Berstatus Sangat Mudah Terbakar

Kondisi 22 kabupaten/kota di NTT berada di tingkat merah atau sangat mudah terbakar.


Prancis Hadapi Kebakaran Hutan Akibat Gelombang Panas

43 hari lalu

Prancis Hadapi Kebakaran Hutan Akibat Gelombang Panas

Prancis sampai harus mengerahkan petugas pemadam kebakaran dari sejumlah negara Eropa untuk memadamkan kebakaran hutan di sana.


Gelombang Panas di Eropa: Kebakaran di Prancis, Kekeringan di Inggris

44 hari lalu

Gelombang Panas di Eropa: Kebakaran di Prancis, Kekeringan di Inggris

Gelombang panas menghantam Eropa. Kebakaran besar melanda Prancis, sementara sumber mata air Inggris mulai mengering.


2 Helikopter Pemadam Ikut Berjuang di Kebakaran Hutan Rokan Hulu, tak Efektif?

46 hari lalu

2 Helikopter Pemadam Ikut Berjuang di Kebakaran Hutan Rokan Hulu, tak Efektif?

BPBD Provinsi Riau mengerahkan dua helikopter pengebom air untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan yang sedang terjadi di Rokan Hulu.


Gubernur Kalteng Minta Bupati dan Wali Kota Tetapkan Siaga Darurat Kebakaran Hutan

46 hari lalu

Gubernur Kalteng Minta Bupati dan Wali Kota Tetapkan Siaga Darurat Kebakaran Hutan

Menghadapi puncak musim kemarau ini, Gubernur Kalteng Sugianto Sabran meminta bupati dan wali kota tetapkan siaga darurat kebakaran hutan dan lahan.


Gelombang Panas, Ada 3 Titik Kebakaran Hutan di Yunani

24 Juli 2022

Gelombang Panas, Ada 3 Titik Kebakaran Hutan di Yunani

Yunani pada Minggu, 24 Juli 2022, berjuang melawan tiga titik kebakaran hutan hingga memaksa ratusan orang mengungsi.


9 Tersangka Kasus Kebakaran Hutan dan Lahan di Riau Ditangkap

24 Juli 2022

9 Tersangka Kasus Kebakaran Hutan dan Lahan di Riau Ditangkap

Kapolda Riau M Iqbal mengatakan tak akan pandang bulu dalam kasus kebakaran hutan dan lahan atau karhutla. Pelaku akan ditindak tegas.