Bea Cukai Lampung Gagalkan Modus Baru Penyelundupan Rokok

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bea Cukai Lampung Gagalkan Modus Baru Penyelundupan Rokok

    Bea Cukai Lampung Gagalkan Modus Baru Penyelundupan Rokok

    INFO NASIONAL - Bea Cukai Bandar Lampung mengadakan konferensi pers terkait dengan hasil penindakan terhadap barang kena cukai (BKC) ilegal dalam rangka operasi patuh ampadan I pada 2017 selama periode November 2016 sampai Juni 2017 pada Rabu, 19 Juli 2017.

    Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Sumatera Bagian Selatan M Aflah Farobi menjelaskan, keberhasilan Bea Cukai Bandar Lampung dalam menggagalkan peredaran rokok ilegal, tembakau iris, dan tempat penjualan eceran minuman menggandung etil alkohol (MMEA/minuman keras atau miras).

    “Penyelundupan rokok mulai beralih ke modus baru dengan cara pengiriman dalam jumlah kecil menggunakan jasa ekspedisi antarpulau melalui tol laut Tanjung Priok-Panjang. Diberitahukan sebagai barang campuran yang disembunyikan di dalam tumpukan karton-karton barang kelontongan sehingga mempersulit proses pemeriksaan oleh petugas,” ucapnya.

    Selain itu, Bea Cukai Lampung berhasil melakukan penindakan terhadap gudang miras ilegal dan pita cukai palsu. Penindakan ini dilakukan berdasarkan informasi dari masyarakat terhadap peredaran miras ilegal di sekitar wilayah Bandar Lampung dan dilakukan pendalaman oleh tim dari Seksi Penindakan dan Penyidikan. Dari situ, ditemukan 279 karton miras dengan pita cukai diduga palsu serta 1.383 keping pita cukai palsu yang belum dilekatkan. “Dalam periode November 2016 sampai Juni 2017, kita sudah melakukan 30 penindakan cukai dengan total perkiraan cukai yang tidak terpungut sebesar Rp 2.058.000.000,” katanya.

    Perbuatan tersebut melanggar ketentuan Pasal 54 jo Pasal 56 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007. Pelaku diancam dengan ancaman hukuman pidana penjara paling singkat satu tahun dan paling lama lima tahun atau pidana denda paling sedikit dua kali nilai cukai dan paling banyak 10 kali nilai cukai yang seharusnya dibayar.

    “Penindakan yang dilakukan Bea Cukai Lampung ini merupakan bagian dari komitmen Direktorat Jenderal Bea dan Cukai untuk menjadi  institusi kepabeanan dan cukai yang kredibel serta menjadi katalisator kegiatan ekonomi Indonesia yang bersih dan sehat,” ucapnya.    


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.