Kasus E-KTP, Setya Novanto ke KPK Didampingi Idrus Marham

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua DPR Setya Novanto ditemani Sekretaris Jenderal Partai Golongan Karya Idrus Marham datang memenuhi panggilan Komisi Pemberantas Korupsi (KPK), 14 Juli 2017. TEMPO/Shintia Savitri

    Ketua DPR Setya Novanto ditemani Sekretaris Jenderal Partai Golongan Karya Idrus Marham datang memenuhi panggilan Komisi Pemberantas Korupsi (KPK), 14 Juli 2017. TEMPO/Shintia Savitri

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua DPR Setya Novanto datang memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat, 14 Juli 2017, sekitar pukul 09.55. Setya datang bersama Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham.

    Sambil tersenyum sejak turun dari mobilnya, Setya langsung masuk ke gedung KPK. Setya, yang mengenakan kemeja batik lengan panjang berwarna cokelat, datang memenuhi panggilan KPK terkait dengan kasus korupsi Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP).

    Setya dan Idrus datang bersamaan, tapi menggunakan mobil berbeda. Idrus datang dengan mobil Fortuner berwarna hitam.

    Baca: Sekjen Golkar: Setya Novanto Bakal Memenuhi Panggilan Ulang KPK

    Nama Setya disebut ikut menerima aliran dana proyek e-KTP. Skandal proyek yang merugikan negara Rp 2,3 triliun ini diduga melibatkan banyak anggota Komisi Pemerintahan periode 2009-2014.

    Surat dakwaan Irman dan Sugiharto menyebutkan duit korupsi e-KTP mengalir ke puluhan anggota DPR. Nama Setya disebut-sebut ikut menerima aliran dana terbesar dalam perkara ini.

    SHINTIA SAVITRI | TD


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.