Kasus BLBI, KPK Akan Panggil Ulang Sjamsul Nursalim

Reporter

Sjamsul Nursalim. Dok.TEMPO

TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memanggil ulang obligor Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) Sjamsul Nursalim. Menurut juru bicara KPK Febri Diansyah, pemanggilan itu dilakukan lantaran Sjamsul beserta istrinya, Itjih Nursalim, mangkir dari pemanggilan perdana sebagai saksi kemarin. “Kami akan mengirim surat kembali melalui Corrupt Practices Investigation Bureau (CPIB) Singapura,” ujar dia di kantornya kemarin, Minggu, 28 Mei 2017.

Febri Diansyah melanjutkan, keterangan Sjamsul sangat penting dalam kasus BLBI ini. Karena, kata dia, KPK ingin mengetahui bagaimana Sjamsul mendapatkan surat keterangan lunas (SKL) dari Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) Syafruddin Temenggung. Padahal, Sjamsul sendiri masih punya hutang sebesar Rp 3,75 triliun. Adapun Febri belum mau merinci ihwal pemeriksaan Itjih Nursalim. “Posisi saksi sebagai obligor dan kewajiban yang ditunaikan,” ujarnya.

Baca juga:

Kasus BLBI, Kemenkeu: 7 Obligor Dinyatakan Mampu Bayar
Kasus Korupsi BLBI, KPK Bakal Jerat dengan Pidana Korporasi  

Utang itu merupakan sisa setoran dari total kucuran dana BLBI sebesar Rp 47,2 triliun melalui Bank Dagang Nasional Indonesia milik Sjamsul. Ketika krisis, Sjamsul menyerahkan aset bank, perusahaan, dan uang tunai untuk membayar utang itu. Tapi, aset itu tidak menutupi semua utang Sjamsul dan dia masih memiliki agunan Rp 4,75 triliun. Namun, pada 2004 Syafruddin mengeluarkan SKL saat Sjamsul baru melunasi sisa utang Rp 1 triliun, dan masih ada sisa Rp 3,75 triliun. Syafruddin pun telah menjadi tersangka dalam kasus ini.

KPK melibatkan CPIB karena Sjamsul Nursalim berada di Singapura. Febri Diansyah mengatakan ada iktikad baik dari Sjamsul dan istrinya untuk datang dan memberikan keterangan. “Ini ruang saksi untuk mengklarifikasi,” ujarnya. Kemarin, selain pasangan Sjamsul, KPK juga memeriksa Farid Harianto, yang saat ini menjadi staf khusus Wakil Presiden Jusuf Kalla.

HUSSEIN ABRI DONGORAN






Febri Diansyah Jadi Pengacara Putri Candrawathi, Masinton: Kita Harus Hormati

4 jam lalu

Febri Diansyah Jadi Pengacara Putri Candrawathi, Masinton: Kita Harus Hormati

Masinton mengatakan, dalam perspektif hukum, pilihan yang diambil oleh Febri Diansyah menjadi pengacara Putri Candrawathi harus dihormati.


Paulus Waterpauw Minta Lukas Enembe Mundur: Hati Saya Menangis

5 jam lalu

Paulus Waterpauw Minta Lukas Enembe Mundur: Hati Saya Menangis

Paulus Waterpauw meminta Lukas Enembe untuk melepaskan jabatannya sebagai Gubernur Papua.


Paulus Waterpauw Minta KPK Tak Izinkan Lukas Enembe Berobat ke Luar Negeri, Ini Alasannya

6 jam lalu

Paulus Waterpauw Minta KPK Tak Izinkan Lukas Enembe Berobat ke Luar Negeri, Ini Alasannya

Paulus Waterpauw mengusulkan ke KPK untuk tidak memberi izin Gubernur Papua Lukas Enembe untuk berobat ke luar negeri.


Eks Jubir KPK Jadi Pengacara Putri Candrawathi, Kuasa Hukum Brigadir J Ragukan Bisa Objektif

7 jam lalu

Eks Jubir KPK Jadi Pengacara Putri Candrawathi, Kuasa Hukum Brigadir J Ragukan Bisa Objektif

Tim kuasa hukum keluarga Brigadir J mengkritisi adanya Mantan Juru Bicara KPK, Febri Diansyah yang menjadi penasehat hukum Putri Candrawathi


Ramai Eks Jubir KPK Jadi Pengacara Putri Candrawathi, Apa Perbedaan Advokat dengan Pengacara?

8 jam lalu

Ramai Eks Jubir KPK Jadi Pengacara Putri Candrawathi, Apa Perbedaan Advokat dengan Pengacara?

Berdasarkan UU Advokat, baik advokat maupun pengacara tidak memiliki perbedaan apabila dilihat dari tugas yang dijalankan.


Eks Jubir KPK Febri Diansyah Jadi Pengacara Putri Candrawathi, Bolehkah Advokat Menolak Klien?

8 jam lalu

Eks Jubir KPK Febri Diansyah Jadi Pengacara Putri Candrawathi, Bolehkah Advokat Menolak Klien?

Publik mendesak eks Jubir KPK, Febri Diansyah, mengundurkan diri jadi pengacara Putri Candrawathi. Apakah kuasa hukum diperbolehkan menolak klien?


Jaksa Dakwa Eks Wali Kota Ambon Terima Suap Rp 11,259 Miliar

10 jam lalu

Jaksa Dakwa Eks Wali Kota Ambon Terima Suap Rp 11,259 Miliar

Wali Kota Ambon selama dua periode ini didakwa telah menerima suap dan atau gratifikasi dari sejumlah kepala dinas di Pemkot Ambon.


KPK Periksa Sejumlah Pejabat dan Karyawan Unila dalam Kasus Suap Rektor

10 jam lalu

KPK Periksa Sejumlah Pejabat dan Karyawan Unila dalam Kasus Suap Rektor

KPK memeriksa sejumlah pejabat dan karyawan Universitas Lampung (Unila) terkait tindak pidana suap yang melibatkan mantan Rektor Unila Karomani


Rekam Jejak Febri Diansyah, Juru Bicara KPK hingga Pengacara Putri Candrawathi

11 jam lalu

Rekam Jejak Febri Diansyah, Juru Bicara KPK hingga Pengacara Putri Candrawathi

Setelah mempelajari perkara dan bertemu Putri Candrawathi, Febri Diansyah menyampaikan akan mendampingi secara objektif


KPK Segera Panggil Kembali Gubernur Papua Lukas Enembe

11 jam lalu

KPK Segera Panggil Kembali Gubernur Papua Lukas Enembe

Lukas Enembe ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait pekerjaan atau proyek yang bersumber dari APBD Provinsi Papua.