Gubernur Alex Noerdin Lantik Anaknya Jadi Bupati Musi Banyuasin  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Alex Noerdin, Gubernur Sumatra Selatan (Reza Sumantri/Tempo)

    Alex Noerdin, Gubernur Sumatra Selatan (Reza Sumantri/Tempo)

    TEMPO.CO, Palembang - Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin, Senin, 22 Mei 2017, melantik Dodi Reza Alex-Benni Hernedi sebagai Bupati dan Wakil Bupati Musi Banyuasin (Muba). Dodi adalah putra sulung Alex sekaligus mantan anggota DPR dua periode.

    Menurut Alex, pelantikan ini merupakan puncak pesta demokrasi lewat pilkada Muba yang berlangsung beberapa bulan lalu. "Sekarang saatnya mewujudkan cita-cita menyejahterakan masyarakat Muba," katanya di Palembang, Senin.

    Baca: Lantik Anaknya Sebagai Bupati, Alex Noerdin Undang 5.000 Tamu

    Setelah pelantikan tersebut, Alex berharap kedua pejabat yang baru dilantik itu mengembalikan kejayaan Musi Banyuasin, sebagaimana ketika dia menjabat bupati selama dua periode.

    Selain itu, dalam sambutannya, Alex menekankan agar keduanya menyadari bahwa menjadi kepala daerah bukanlah hal mudah sehingga harus dijaga dengan baik agar bisa selamat. Selain itu, ia meminta kedua politikus muda ini menjadi pemimpin yang dekat dengan rakyat. "Rakyat sangat berharap agar mereka diperhatikan," ujarnya.

    Simak juga: Anaknya Unggul Pilkada, Gubernur Alex: Musi Banyuasin Bukan Kerajaan

    Pelaksana tugas Sekretaris Daerah Sumatera Selatan, Joko Imam Sentosa, mengatakan pihaknya menyebar sekitar 5.000 undangan. Mereka berasal dari kalangan politikus, birokrasi, tokoh masyarakat, hingga warga dari desa paling ujung. "Undangan juga disiapkan Pemkab Muba," katanya.

    Sebelumnya, pada lima tahun lalu, Dodi Reza, yang merupakan mantan Wakil Ketua Komisi VI DPR, pernah mencalonkan diri dalam pemilihan Bupati Muba, Sumatera Sealatan, tapi gagal. Ia lahir di Palembang, 1 November 1970. Pengusaha muda ini juga tercatat sebagai Anggota DPR sejak 1 Oktober 2009 hingga 22 Oktober 2016.

    PARLIZA HENDRAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.