Walhi Sebut Tata Ruang Kota Jadi Penyebab Banjir di Kendari  

Reporter

Editor

Suseno TNR

Hujan deras yang mengguyur sejak Sabtu menyebabkan banjir di 11 Kecamatan di Kota Kendari. TEMPO/ROSNIAWANTY FIKRI

TEMPO.CO, Kendari - Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Sulawesi Tenggara menyatakan bencana banjir di Kota Kendari pada 14 Mei lalu merupakan persoalan yang kompleks. Salah satunya disebabkan buruknya tata ruang kota di ibu kota Provinsi Sulawesi Tenggara itu.

Direktur Walhi Kisran Makati mengungkapkan tata ruang kota di Kendari dinilai sudah tidak memadai. Pembangunan rumah toko dan bangunan-bangunan besar tidak sesuai dengan tata ruang. Akibatnya, daerah resapan air di Kota Kendari semakin sempit. Kondisi ini diperparah dengan perilaku buruk penduduk yang membuang sampah sembarangan.

Baca: Banjir Kendari Sulteng Landa 11 Kecamatan di Kota

“Infrastruktur drainase harus menjadi perhatian serius agar memiliki daya dukung dan daya tampung yang memadai. Selain itu, tentu harus dibarengi dengan kesadaran semua pihak untuk menjaga lingkungan,” katanya.

Hal lain yang juga mempengaruhi bencana banjir adalah ketika hujan akan berkontribusi terhadap meningkatnya debit air yang membawa berbagai macam material erosi, salah satunya melalui Sungai Wanggu sampai ke Teluk Kendari.

“Di Kota Kendari terdapat 13 anak sungai yang bermuara di teluk. Kondisi sungai-sungai yang ada di dalam semuanya jenuh sedimen dan sampah. Jadi air tidak mengalir dengan lancar dan meluber ke mana-mana,” ujar pria bertubuh kecil itu, Selasa.

Selanjutnya, yang menjadi catatan penting adalah banjir juga disebabkan maraknya aktivitas illegal logging di hulu sungai di daerah Konawe dan Konawe Selatan. Berdasarkan data Walhi, kawasan hulu juga tertekan dengan aktivitas pertambangan dan perkebunan.

Karena itu, Walhi mengimbau perlu ada lintas koordinasi antara pemerintah kota dan kabupaten tetangga tersebut untuk memperbaiki daerah aliran sungai (DAS) dan merehabilitasi daerah hulu.

ROSNIAWANTY FIKRI






Daerah Rawan Longsor di Jakarta Meluas Jadi 21 Lokasi

1 hari lalu

Daerah Rawan Longsor di Jakarta Meluas Jadi 21 Lokasi

BPBD DKI menyatakan ada 21 lokasi di Jakarta yang rawan longsor pada bulan ini, bertambah dari 15 titik pada Januari lalu.


Profil Bendungan Tamblang Rp 820 M yang Diresmikan Jokowi, Ada Cerita Terowongan Kuno

2 hari lalu

Profil Bendungan Tamblang Rp 820 M yang Diresmikan Jokowi, Ada Cerita Terowongan Kuno

Bendungan Tamblang diresmikan Jokowi kemarin menggunakan teknik Inti Aspal dan sempat ditemukan terowongan kuno.


Jokowi Kembali Bagi-bagi Sepeda Saat Peresmian Bendungan Tamblang

3 hari lalu

Jokowi Kembali Bagi-bagi Sepeda Saat Peresmian Bendungan Tamblang

Kali ini, Jokowi bagi-bagi sepeda untuk anak yang bisa menjawab pertanyaan tentang Bendungan Tamblang di Buleleng, Bali.


Jokowi Sebut Sodetan Kali Ciliwung Mangkrak 6 Tahun, DKI: Anggaran dan Pembangunan Wewenang Pemerintah Pusat

3 hari lalu

Jokowi Sebut Sodetan Kali Ciliwung Mangkrak 6 Tahun, DKI: Anggaran dan Pembangunan Wewenang Pemerintah Pusat

Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta Yusmada mengungkapkan bahwa Pemprov tidak menganggarkan pembangunan maupun pembebasan lahan untuk proyek Sodetan Kali Ciliwung karena itu wewenang pemerintah pusat.


Anak Buah Heru Budi Hartono: Penanganan Banjir Jakarta Fokus pada DAS Ciliwung

3 hari lalu

Anak Buah Heru Budi Hartono: Penanganan Banjir Jakarta Fokus pada DAS Ciliwung

Pembangunan DAS Ciliwung ini memberikan manfaat dalam menangani banjir Jakarta.


Auckland Selandia Baru Banjir Lagi, Hujan Terus Mengguyur

4 hari lalu

Auckland Selandia Baru Banjir Lagi, Hujan Terus Mengguyur

Empat orang tewas telah dalam banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Auckland, Selandia Baru, sejak Jumat lalu.


Walhi Ajak Pilih Pemimpin Peduli Lingkungan

4 hari lalu

Walhi Ajak Pilih Pemimpin Peduli Lingkungan

Ekonomi nusantara bisa menjadi solusi untuk menjawab dua krisis besar saat ini yaitu ketimpangan dalam kesejahteraan dan krisis lingkungan.


Warga Kota Auckland Diminta Bersiap Hadapi Banjir Lagi

4 hari lalu

Warga Kota Auckland Diminta Bersiap Hadapi Banjir Lagi

Warga Kota Auckland diminta bersiap dengan badai selanjutnya, padahal warga mulai membersihkan rumah setelah dihajar tanah longsor dan banjir


Korban Bertambah, Selandia Baru Hitung Ongkos Banjir Auckland

6 hari lalu

Korban Bertambah, Selandia Baru Hitung Ongkos Banjir Auckland

Banjir kali ini diperkirakan bencana cuaca paling mahal di Selandia Baru.


Krisis Banjir Maut Selandia Baru Kian Meluas

7 hari lalu

Krisis Banjir Maut Selandia Baru Kian Meluas

Banjir bandang dan longsor masih menjadi ancaman akibat hujan deras yang tak berhenti.