Pemuda Muhammadiyah: Pemerintah - HTI Dialog, Bukan Represif  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dahnil Anzar Simanjuntak, Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah. facebook.com

    Dahnil Anzar Simanjuntak, Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah. facebook.com

    TEMPO.CO, Jakarta -Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzhar Simanjuntak membantah mendukung rencana pemerintah membubarkan Hizbut Tahrir Indonesia  atau HTI meskipun menyatakan tidak sepakat dengan pemikiran khilafah dari organisasi kemasyarakatan tersebut.

    "Saya tidak pernah mengatakan sepakat dengan pembubaran HTI. Kami tidak mau melakukan penghakiman dan penghukuman terhadap pemikiran," kata Dahnil dihubungi di Jakarta, Senin, 8 Mei 2017.

    Baca juga:

    HTI Dibubarkan, Yusril Ihza: Pemerintah Bisa Kalah di Pengadilan

    Dahnil mengatakan Muhammadiyah memiliki pemikiran yang berbeda dalam memandang kehidupan berbangsa dan bernegara. Menurut dia, Muhammadiyah memandang Islam bukan mendorong terbentuknya kekhalifahan, melainkan peradaban manusia yang berakhlak Islam.

    "Kami menegaskan berbeda pemikiran dan tidak sepakat dengan kekhilafahan HTI. Namun, dalam era demokrasi, perbedaan pemikiran dipersilakan selama bisa dipertanggungjawabkan dan tidak ada gerakan anti-Pancasia," ujarnya.

    Baca pula:

    Pemuda Muhammadiyah: Pemerintah Harus Buktikan HTI Anti-Pancasila

    Dahnil mengatakan selama ini kerap menantang HTI untuk berdialog mengenai konsep kehidupan berbangsa dan bernegara. Pemerintah, kata dia, juga harus mengedepankan dialog daripada sikap represif dengan membubarkan HTI.

    Sebagai organisasi, HTI bisa saja dibubarkan. Namun, Dahnil berpendapat pemikiran HTI tentang kekhalifahan tidak bisa begitu saja dibubarkan. "Karena itu, yang penting adalah dialog intensif untuk melahirkan antitesis terhadap pemikiran HTI," ujarnya.

    Silakan baca:

    Umumkan Pembubaran HTI, Wiranto Dapat Apresiasi Karangan Bunga

    Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto mengatakan pemerintah akan membubarkan HTI. "Mencermati berbagai pertimbangan, serta menyerap aspirasi masyarakat, pemerintah perlu mengambil langkah-langkah hukum secara tegas untuk membubarkan HTI," katanya di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin kemarin.

    Wiranto mengatakan keputusan pembubaran HTI itu bukan berarti pemerintah anti terhadap ormas Islam, tetapi semata-mata dalam rangka merawat dan menjaga keutuhan NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.  Wiranto menyampaikan hal itu setelah bertemu Mendagri Tjahjo Kumolo, Menkumham Yasonna Laoly, dan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian.

    ANTARA

    Video Terkait:
    Banser dan GP Ansor Bubarkan Acara HTI di Semarang
    Mahasiswa dan Organisasi Pemuda di Banten Tuntut Bubarkan HTI
    Keluarga Besar NU Kota Bandung Tuntut Bubarkan HTI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.