Pemulihan Trauma, Kemsos Terima 12 WNI yang Dideportasi Turki

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Keluarga dideportasi dari Turki setelah ayah diduga mencoba untuk bergabung dengan kelompok teror. abc.net.au

    Keluarga dideportasi dari Turki setelah ayah diduga mencoba untuk bergabung dengan kelompok teror. abc.net.au

    TEMPO.CO, Jakarta  - Kementerian Sosial menerima 12 warga Negara Indonesia yang dideportasi dari Turki. Mereka dicurigai akan bergabung dengan kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di Suriah namun ditahan oleh Kepolisian Turki.

    Para deportan yang terdiri dari wanita dan anak-anak itu tiba di Tanah Air pada Rabu, 22 Januari 2017. "Karena ibu dan anak-anak, memang dikirm ke Kementerian Sosial," kata Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa saat ditemui di Kepulauan Seribu, Jumat, 24 Maret 2017.

    Baca: Program Deradikalisasi Akan Dievaluasi

    Keduabelas orang itu terdiri dari empat wanita dewasa, tiga anak perempuan, dan lima anak laki-laki. Untuk sementara mereka ditempatkan di Rumah Perlindungan Sosial Anak (RPSA) Bambu Apus, Jakarta Timur.

    Khofifah mengatakan kedatangan para deportan itu diantar langsung oleh Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri. Hal ini, kata dia, biasa dilakukan terhadap wanita dan anak-anak yang dicurigai atau diduga terlibat dalam jaringan kelompok radikal.

    Simak: BNPT Kaji Program Khusus untuk Keluarga Pelaku Terorisme

    Adapun Kementerian Sosial, kata Khofifah, akan memberikan pelayanan proses trauma healing (pemulihan trauma) dan counseling (mengubah perilaku), terutama kepada anak-anak sebelum nantinya mereka kembali ke daerah masing-masing.

    "Rata-rata mereka mengalami trauma saat penggerebegan oleh aparat kepolisian di Turki. Itu rupanya masih sering kali mengalami trauma," kata dia.

    Lihat: Sidang Interpol Bahas Kejahatan Lintas Negara hingga ISIS

    Ini bukan kali pertama Kementerian Sosial menerima sejumlah deportan yang diduga akan bergabung dengan ISIS. Menurut data dari Kementerian Sosial, saat ini, ada 129 orang yang masih menjalani pelayanan di Kemensos. "Rinciannya 117 (deportan) lama dengan sisa 4 orang menunggu pemulangan, dan ditambah 12 orang yang baru masuk ini," ujar dia.

    EGI ADYATAMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kawhi Leonard Angkat Toronto Raptors Menjadi Juara NBA 2019

    Toronto Raptors, dimotori oleh Kawhi Leonard, mengalahkan Golden State Warrior dengan skor 114-100 di Oracle Arena, kandang Stephen Curry dan tim.