Pakai Merkuri, Tambang Emas Ilegal Gunung Botak Distop Selamanya

Reporter

Editor

Dwi Arjanto

Alat berat membersihkan puing bangunan rumah semi permanen para penambang yang terbakar di daerah aliran sungai Anahoni kawasan pertambangan emas ilegal Gunung Botak, Pulau Buru, Maluku, 18 November 2015. Setelah tambang emas ilegal di gunung Botak ditutup pada hari Sabtu (14/11), pemerintah daerah setempat berencana membangun tambang emas legal di kawasan tersebut. ANTARA/Jimmy Ayal

TEMPO.CO, Ambon - Gubernur Maluku Said Assagaff mempertegas penambangan emas ilegal di Gunung Botak, Buru tetap ditutup selamanya, setelah terindikasi memakai merkuri dalam pengolahannya.

"Presiden Joko Widodo sudah menginstruksikan ditutup, makanya sebagai wakil pemerintah pusat di daerah harus merealisasikannya," kata Gubernur Maluku itu, di Ambon, Selasa, 14 Maret 2017.

Baca : Cegah Pemakaian Merkuri, Ini Upaya Pemerintah Bina Tambang Rakyat

Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Maluku telah mengadakan rapat di Ambon pada 27 Februari 2017 dan telah menyepakati bahwa instruksi Presiden Jokowi itu harus ditegakkan dengan memberikan waktu 20 hari untuk sosialisasi.

"Jadi kegiatan sosialisasi diintensifkan kepada para penambang liar maupun masyarakat sekitar kawasan Gunung Botak, agar instruksi Presiden Jokowi bisa ditegakkan," ujarnya lagi.

Gubernur mengemukakan, tim yang melakukan sosialisasi juga mendata para penambang untuk data bagi proses pemulangan mereka ke daerah asal masing-masing.

"Para penambang dengan kesadaran sendiri memutuskan kembali ke daerah asalnya dipersilakan. Namun, bila batas waktu yang diputuskan untuk meninggalkan Pulau Buru tidak dipatuhi, maka pastinya akan dievakuasi," katanya pula.

Baca : UGM: Penambangan Emas di Banyuwangi Beresiko Tinggi

Penutupan penambangan yang aktivitasnya berlangsung sejak 2011 itu, karena berdasarkan hasil penelitian dari tim penelitian lingkungan Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon telah terjadi pencemaran lingkungan akibat penggunaan merkuri.

"Saya sudah melaporkan kepada Kepala Negara soal instruksi penutupan tambang itu, saat menghadiri pembukaan Tanwir Muhammadiyah di Ambon pada 24 Februari 2017 bersama Kapolri dan Panglima TNI," ujarnya lagi.

Gubernur mengemukakan, siap bertindak tegas agar para anak cucu tidak merugi di kemudian hari dengan terjadi pencemaran lingkungan maupun pengelolaan penambangan emas secara ilegal.

Simak juga : Sidang Ahok, 4 Saksi Paparkan Latar Belakang di Belitung Timur

"Pokoknya penambangan emas di kawasan Gunung Botak itu ilegal dan harus ditutup. Bila ada yang melanggar, maka aparat keamanan siap bertindak sesuai prosedur tetap dengan mengusir mereka meninggalkan Pulau Buru," katanya pula.

Sebelumnya, Kasi Pengawasan Konservasi Dinas ESDM Provinsi Maluku Helen Heumasse mengemukakan, lebih dari dua puluh kali telah dilakukan penyisiran terhadap aktivitas para penambang liar di sana. "Penyisiran dilakukan melibatkan personel polisi, TNI dan Satpol PP. Namun, para penambang usai penyisiran kembali beraktivitas," ujarnya lagi.

ANTARA






182,7 Miliar Kantong Plastik Dipakai di Indonesia Setiap Tahun

3 Juli 2022

182,7 Miliar Kantong Plastik Dipakai di Indonesia Setiap Tahun

Data dari Making Oceans Plastic Free (2017) menyatakan rata-rata ada 182,7 miliar kantong plastik digunakan di Indonesia setiap tahunnya.


DKI Cabut Izin Lingkungan PT KCN, Warga Rusun Marunda: Kami Apresiasi Walau Sangat Terlambat

23 Juni 2022

DKI Cabut Izin Lingkungan PT KCN, Warga Rusun Marunda: Kami Apresiasi Walau Sangat Terlambat

Warga Rusun Marunda berharap Kementerian Perhubungan memeriksa kembali izin usaha bongkar muat batu bara di Pelabuhan Marunda.


Top 3 Tekno Berita Kemarin: iPhone SE 2022 Sudah Hadir di Indonesia

17 Juni 2022

Top 3 Tekno Berita Kemarin: iPhone SE 2022 Sudah Hadir di Indonesia

Selain spesifikasi dan harga iPhone SE terbaru yang sudah tersedia di Indonesia, dua berita lainnya soal pencemaran dan boiler Danone.


Warga Terdampak Dugaan Pencemaran Air dan Udara Lapor ke Polres Sukoharjo

16 Juni 2022

Warga Terdampak Dugaan Pencemaran Air dan Udara Lapor ke Polres Sukoharjo

Menurut warga, pipa air limbah PT RUM di aliran dan sempadan Sungai Gupit menyebabkan kerusakan dan pencemaran lingkungan.


Peringatan Hari Kesehatan Sedunia, WHO Ingatkan Kesehatan Planet Bumi

7 April 2022

Peringatan Hari Kesehatan Sedunia, WHO Ingatkan Kesehatan Planet Bumi

Hari Kesehatan Sedunia atau World Health Day yang diperingati setiap 7 April pada tahun ini mengangkat tema "Our Planet, Our Health".


4 Cara Membuat Kerajinan dari Limbah Plastik

30 Maret 2022

4 Cara Membuat Kerajinan dari Limbah Plastik

Mendaur ulang limbah plastik menjadi kerajinan dapat membantu mengurangi pencemaran lingkungan.


Forum One Ocean Summit, Jokowi Komitmen Kurangi 70 Persen Sampah Plastik di Laut

12 Februari 2022

Forum One Ocean Summit, Jokowi Komitmen Kurangi 70 Persen Sampah Plastik di Laut

Dalam forum One Ocean Summit, Jokowi berjanji akan mengurangi 70 persen sampah plastik di laut.


Program Sedekah Minyak Jelantah di Joglo Hasilkan Omzet Ratusan Ribu Tiap Pekan

23 November 2021

Program Sedekah Minyak Jelantah di Joglo Hasilkan Omzet Ratusan Ribu Tiap Pekan

Program mengumpulkan minyak jelantah di Kelurahan Joglo, Kembangan tersebut adalah kerja sama dengan Rumah Sosial Kutup.


Gubernur Maluku Terima Anugerah Pemda yang Peduli Konsumen

13 November 2021

Gubernur Maluku Terima Anugerah Pemda yang Peduli Konsumen

Maluku memiliki lembaga perlindungan konsumen swadaya masyrakat yang sangat peduli terhadap hak-hak konsumen. saat ini akan ditambah dengan Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK).


Pemprov Maluku Capai Kesepakatan dengan The Luxury Voyage

11 November 2021

Pemprov Maluku Capai Kesepakatan dengan The Luxury Voyage

Dinas Pariwisata Provinsi Maluku dan manajemen The Luxury Voyage siap mengembangkan pariwisata Maluku, termasuk mempromosikan produk UMKM lokal.