Ini Keluhan Luhut Kenapa Indonesia Belum Becus Bikin Kapal

Reporter

Editor

Dwi Arjanto

Sebuah kapal nelayan memasuki galangan kapal untuk di perbaiki di Muara Baru, Jakarta, Selasa (6/3). TEMPO/Subekti

TEMPO.CO, Makassar -Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan sangat menyayangkan negara maritim dengan kepulauan terbesar di dunia, namun tak bisa membuat kapal. Sehingga, ia mengatakan bahwa hal ini harus didorong dan dibenahi agar Indonesia bisa membuat kapal dengan baik.

"Indonesia ini negara maritim dengan kepulauan terbesar di Indonesia, tapi bikin kapal saja tak becus, makanya harus diperbaiki," ucap Luhut di acara Forum Indonesian National Shipowners Association (INSA) 2017 di Hotel Grand Clarion, Makassar, Kamis, 16 Februari 2017.

Baca : Begini Cara Menteri Luhut Kurangi Sampah Plastik di Laut

Maka dia mendorong agar Kawasan Indonesia Timur juga bisa memproduksi kapal demi merealisasikan tol laut. Pasalnya, selama ini pembuatan kapal hanya berpusat di Pulau Jawa.

Sementara Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo mengatakan bahwa laut ini sangat berharga karena memiliki potensi besar dan energi. Ia mencontohkan di Sulsel, potensi maritim menjadi sumber pangan kedua, sehingga menambah pertumbuhan ekonomi setiap tahunnya. "Khusus kami sudah pertumbuhan ekonomi tidak pernah di bawah 7 persen, tahun ini saja 7,4 persen," ucap Syahrul.

Sehingga, menurut dia, Indonesia tidak boleh dilihat hanya sepenggal saja. Pasalnya Indonesia ini sangat kaya. "Saya keluarkan Rp 100 miliar untuk rumput laut, hasilnya sekarang capai Rp 3,4 triliun," tutur dia.

Baca : Luhut: 23 Persen Perut Ikan Laut di Makassar Berisi Plastik

Kemudian khusus bagian timur, Syahrul juga menyebutkan bahwa ada 5.000 sungai. Dan wilayah timur juga tidak ada pulau tanpa emas, minyak dan gas. "Semua jenis tambang itu ada di bagian timur Indonesia."

Ketua Umum Indonesian National Shipowners Association (INSA), Carmelita Hartoto, mengatakan pihaknya memilih kegiatan INSA di Makassar karena sebagai pusat di Indonesia Timur. Dan sebelumnya tol laut yang tertutup di wilayah-wilayah kecil akan terbuka, serta akan ada kapal perintis nanti datang.

"Anggota kami juga akan berjalan, dan Makassar kita anggap daerah yang bisa jadikan percontohan karena daerah lain seperti Sorong dan Irian belum tertata rapih," ucap dia. Olehnya itu, kedepannya juga akan dibangun Muara Tanjung dan semuanya akan menjadi pelabuhan-pelabuhan yang besar. "Tapi kita mau perlihatkan dulu bahwa di Makassar sudah terbangun."

DIDIT HARIYADI






Dunia Melihat Indonesia sebagai Negara Super Power Mini, Apa Maksud Luhut

7 hari lalu

Dunia Melihat Indonesia sebagai Negara Super Power Mini, Apa Maksud Luhut

Luhut Binsar Panjaitan menceritakan beberapa pakar ekonomi di Amerika Serikat memuji kondisi perekonomian Indonesia.


F8 Makassar Mendorong Sektor Ekonomi Kreatif Bertumbuh

24 hari lalu

F8 Makassar Mendorong Sektor Ekonomi Kreatif Bertumbuh

Ada tiga simbol utama yang selalu muncul di setiap F8 Makassar, yakni anak-anak, keterlibatan difabel, dan pertunjukan kolosal.


Korea-Indonesia MTCRC Jalin Kerja Sama Maritim dengan UNHAS

3 Agustus 2022

Korea-Indonesia MTCRC Jalin Kerja Sama Maritim dengan UNHAS

Korea-Indonesia Marine Technology Cooperation Research Center (MTCRC) memperluas kerja sama dengan instansi pendidikan Universitas Hasanuddin (UNHAS).


Inilah Alasan Nama Ujung Pandang Berganti Jadi Makassar

7 Juli 2022

Inilah Alasan Nama Ujung Pandang Berganti Jadi Makassar

Kota Makassar ternyata pernah mengalami dinamika pergantian nama. Dari mulanya bernama Makassar berganti jadi Ujung Pandang, hingga menjadi Makassar kembali. Lantas, apa alasan pergantian nama tersebut?


LPDP Buka Beasiswa di Central South University Cina, Kuota 50 Orang

27 Mei 2022

LPDP Buka Beasiswa di Central South University Cina, Kuota 50 Orang

LPDP membuka pendaftaran beasiswa untuk program S2 di School of Metallurgy and Environment, Central South University Cina. Cek syarat dan tahapannya.


Potensi Zakat di Makassar Mencapai Rp 2 Triliun Per Tahun

8 April 2022

Potensi Zakat di Makassar Mencapai Rp 2 Triliun Per Tahun

Anshar mengatakan zakat adalah milik orang lain yang dititipkan. Karena itu, jangan berbangga memberikan zakat.


Pantau Kesiapan Kampus, Luhut Harap UIII Lahirkan Banyak Cendekiawan Muslim

21 Januari 2022

Pantau Kesiapan Kampus, Luhut Harap UIII Lahirkan Banyak Cendekiawan Muslim

Luhut Pandjaitan berharap Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) akan menjadi pusat penelitian peradaban Islam.


Bukalapak Calonkan Willix Halim sebagai CEO untuk Gantikan Rachmat Kaimuddin

5 Januari 2022

Bukalapak Calonkan Willix Halim sebagai CEO untuk Gantikan Rachmat Kaimuddin

Bukalapak mencalonkan Willix Halim sebagai CEO atau Direktur Utama, menggantikan Rachmat Kaimuddin yang baru saja mundur.


Hari Ini, HUT Kota Makassar ke-414 di Kanal YouTube Makassar Recover Channel

9 November 2021

Hari Ini, HUT Kota Makassar ke-414 di Kanal YouTube Makassar Recover Channel

HUT Kota Makassar ke-414 dengan mengangkat tema Recovery untuk Masa Depan. Tema ini diambil sebagai bentuk semangat kebangkitan di masa pandemi.


Polisi Sebut David Noah Sudah Cicil Utang dan Berjanji Melunasinya

27 Agustus 2021

Polisi Sebut David Noah Sudah Cicil Utang dan Berjanji Melunasinya

David Noah sudah menunjukkan bukti bahwa dia telah membayar sebagian utang kepada pelapornya.