Merasa Diserang, SBY: Banyak yang Menghindari Saya

Reporter

Presiden RI keenam, Susilo Bambang Yudhoyono saat konferensi pers di kediamannya, Jalan Mega Kuningan Timur VII, Jakarta, 14 Februari 2017. TEMPO/Yohanes Paskalis

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden RI Keenam Susilo Bambang Yudhoyono sudah memperkirakan munculnya gerakan politik untuk menjatuhkan dia sejak dua bulan lalu. SBY pun menyebut pernyataan mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi terencana matang, dan direstui aktor politik.

Baca juga:
SBY Minta Penegak Hukum Buka Lagi Kasus Antasari Azhar
Laporkan Antasari, Tim Kuasa Hukum SBY Datangi Bareskrim 

Menurut SBY, serangan bertubi dalam konteks politik tersebut muncul sejak November 2016 lalu, tak lama setelah anaknya, Agus Harimurti Yudhoyono mencalonkan diri dalam Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta.

"Terus terang bulan-bulan terakhir banyak yang tidak berani bertemu saya, menerima telepon saya pun menghindar, takut disadap atau ikut-ikutan susah," kata SBY saat jumpa pers di kediamanya, Jalan Mega Kuningan Timur VII, Bilangan Kuningan, Jakarta Pusat, Selasa, 14 Februari 2017.

Tudingan yang diungkapkan oleh Antasari, kata dia, ditujukan untuk menjatuhkan Agus di detik akhir menjelang pemungutan suara Pilkada DKI. "I have to say politik ini kasar. Sepertinya kekuasaan bisa berbuat apa saja.”

Nama SBY memang dikait-kaitkan dengan sejumlah isu besar yang terjadi pada akhir 2016, maupun awal 2017. Dia sempat angkat bicara soal hilangnya dokumen penyelidikan Tim Pencari Fakta kasus kematian aktivis HAM Munir Said Thalib. Dia kembali “turun gunung” dan menghadap pers karena sempat dikait-kaitkan dengan demonstrasi 4 November.

Nama SBY juga yang muncul di persidangan kasus penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama. Ahok, nama panggilan Basuki, dan kuasa hukumnya menduga bahwa pendapat dan sikap keagamaan yang dikeluarkan Majelis Ulama Indonesia terkait penistaan agama pada 11 Oktober 2016 dibuat tergesa-gesa lantaran adanya permintaan dari SBY. Ketua Umum Partai Demokrat itu pun bereaksi, dan memprotes karena pembicaraannya dengan Ketua MUI disadap.

Adapun jumpa pers di Mega Kuningan, Selasa malam, dipakai SBY untuk membantah Antasari, yang menyebutnya tahu betul mengenai kasus pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen. "Antasari menuduh saya jadi inisiator dari kasus hukumnya seolah dia tak bersalah. Saya sampaikan tuduhan itu tak benar, tanpa dasar," ujar SBY.

Presiden RI dua periode itu pun meminta semua pihak yang terkait penyelidikan pembunuhan Nasrudin, bisa memberi klarifikasi. "Semoga penegak hukum bisa gelar, atau buka kembali kasus Antasari. Bukalah fakta segamblang mungkin. Saya kira para penegak hukum yang menangani kasus itu masih ada," tutur SBY.

YOHANES PASKALIS






Belum Berdamai dengan Penggemar Lesti Kejora, Dewi Perssik: Kuncinya Mami Saya

10 hari lalu

Belum Berdamai dengan Penggemar Lesti Kejora, Dewi Perssik: Kuncinya Mami Saya

Selebritas Dewi Perssik memenuhi undangan Polres Metro Jakarta Selatan untuk proses mediasi dengan tersangka kasus dugaan pelanggaran UU ITE.


Pemerintah Umumkan Pasal Pencemaran Nama Baik Dihapus dari UU ITE

11 hari lalu

Pemerintah Umumkan Pasal Pencemaran Nama Baik Dihapus dari UU ITE

Pemerintah mengumumkan pasal pencemaran nama baik dan penghinaan di dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) akan dihapus lewat RKUHP.


Bacakan Eksepsi, Nikita Mirzani Nukil Ayat Al Quran dan Menangis Ingat Tiga Anaknya

18 hari lalu

Bacakan Eksepsi, Nikita Mirzani Nukil Ayat Al Quran dan Menangis Ingat Tiga Anaknya

Hari ini Nikita Mirzani membacakan eksepsi atas dakwaan jaksa. Membuka dengan nukilan ayat Al Quran bahwa Allah SWT Maha Adil.


Richard Lee Menang Praperadilan, Kartika Putri Tak Tinggal Diam

21 hari lalu

Richard Lee Menang Praperadilan, Kartika Putri Tak Tinggal Diam

Kartika Putri tetap meneruskan perkaranya dengan Richard Lee dan akan menyiapkan upaya-upaya hukum lain.


Kisruh Tanah Wakaf Masjid Kebon Sirih, Pengurus RW Lapor ke Heru Budi

22 hari lalu

Kisruh Tanah Wakaf Masjid Kebon Sirih, Pengurus RW Lapor ke Heru Budi

Warga RW 06 menolak pembongkaran Masjid Al Hurriyah atau Masjid Kebon Sirih karena dinilai dilakukan secara sepihak


Menang Praperadilan, Richard Lee Penasaran dengan Tanggapan Kartika Putri

22 hari lalu

Menang Praperadilan, Richard Lee Penasaran dengan Tanggapan Kartika Putri

Richard Lee masih menyimpan rasa marah dan tidak akan memaafkan Kartika Putri yang melaporkannya atas kasus pencemaran nama baik dan ilegal akses.


Setelah Diprotes Nikita Mirzani, Hakim Setuju Majukan Sidang Jadi Senin Pekan Depan

23 hari lalu

Setelah Diprotes Nikita Mirzani, Hakim Setuju Majukan Sidang Jadi Senin Pekan Depan

Nikita Mirzani lewat admin yang mengelola akun Instagramnya menunjukkan foto Surat Penetapan yang meluluskan protesnya agar sidang tetap berjalan.


Ketua Umum PP Japto Minta Keluarga Wanda Hamidah Kosongkan Rumah di Cikini Tanpa Syarat

23 hari lalu

Ketua Umum PP Japto Minta Keluarga Wanda Hamidah Kosongkan Rumah di Cikini Tanpa Syarat

Polisi telah menetapkan Hamid Husen, paman Wanda Hamidah, sebagai tersangka kasus penyebaran berita bohong dan pencemaran nama baik.


Nikita Mirzani Terancam 12 Tahun Penjara, Hoax Pria Mati Hidup Lagi, & MRT Jakarta Jadi Top 3 Metro

23 hari lalu

Nikita Mirzani Terancam 12 Tahun Penjara, Hoax Pria Mati Hidup Lagi, & MRT Jakarta Jadi Top 3 Metro

Berita Top 3 Metro yang di antaranya memuat perihal Nikita Mirzani terancam hukuman 12 tahun penjara jadi Top 3 Metro hari ini.


Nikita Mirzani Tenang Jalani Sidang Perdana, Fitri Salhuteru: Seram

25 hari lalu

Nikita Mirzani Tenang Jalani Sidang Perdana, Fitri Salhuteru: Seram

Menyaksikan secara daring, Fitri Salhuteru mengaku takut melihat Nikita Mirzani yang begitu tenang dalam menjalani persidangan.