Twit SBY Kaitkan Antasari dengan Grasi dari Jokowi

Reporter

Ketum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono menyapa kader pada acara Rapimnas di JCC, Jakarta, 7 Februari 2017. Dalam pembukaan Rapimnas SBY menyampaikan pidato politik dengan tema Indonesia untuk Semua. TEMPO/Dhemas Reviyanto

TEMPO.CO, Jakarta -  Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kembali bercuit di Twitter. Kali ini, SBY menanggapi pernyataan mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar yang menyebut merekayasa kasus pembunuhan pada 2009 lalu.

"Yang saya perkirakan terjadi. Nampaknya grasi kepada Antasari punya motif politik dan ada misi untuk serang dan  diskreditkan saya (SBY)," tulis SBY dalam akunnya, @SBYudhoyono, Selasa, 14 Februari 2017.

Simak:
Setelah Antasari Bebas Bersyarat, Jokowi Memberi Grasi
Antasari: Saatnya SBY Jujur terhadap Kasus Saya

Antasari belum lama ini mendapatkan grasi dari Presiden Joko Widodo. Berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 1/G Tahun 2017, Antasari Azhar mendapatkan pemotongan masa tahanan 6 tahun, dari 18 tahun masa tahanan yang harus dijalaninya.

Antasari membuat pernyataan di hadapan pers di Bareskrim Mabes Polri selesai mengadu mengenai dugaan rekayasa kasusnya, Selasa, 14 Februari 2017. Antasari meminta SBY  jujur terhadap kasus pembunuhan yang dituduhkan kepadanya.

Baca: Antasari Sebut SBY, Demokrat: Fitnah Kotor

Menurut SBY, pernyataan Antasari itu terkait dengan pemilihan gubernur DKI yang salah satu calonnya adalah anak pertama SBY, Agus Harimurti Yudhoyono. "Satu hari sebelum pemungutan suara Pilkada Jakarta (saya duga direncanakan), Antasari lancarkan fitnah & tuduhan keji terhadap saya," tulis SBY dalam akun twitternya.

"Tujuan penghancuran nama SBY oleh Antasari & para aktor di belakangnya ~ agar Agus-Sylvi kalah dlm pilkada besok, 15 Feb 2017," katanya. "Apa belum puas terus memfitnah & hancurkan nama baik saya sejak November 2016, agar elektabilitas Agus hancur & kalah."

BACA JUGA
SBY Keluhkan Hoax, Jokowi: Jangan Banyak Keluhan
Panas Dingin Hubungan Jokowi-SBY

Menurut Antasari, saat tengah menangani kasus aliran dana Yayasan Pengembangan Perbankan Indonesia yang melibatkan besan SBY, Deputi Gubernur Bank Indonesia Aulia Pohan, ia didatangi Hary Tanoesoedibjo. Antasari menyebut Hary sebagai utusan dari Cikeas. Hary membawa pesan agar Antasari tidak menahan Aulia Pohan.

Cuitan SBY kali ini sudah diumumkan sebelumnya oleh Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat Hinca Panjaitan. "Breaking news: @SBYudhoyono akan segera membantah fitnah Antasari Azhar sebentar lagi. Silakan lihat twit beliau. Salam!" tulisnya dalam akun @hincapandjaitan.

Antasari dihukum penjara 18 tahun dalam kasus pembunuhan Direktur Rajawali Nusindo Nasrudin Zulkarnaen. Antasari mengaku dikriminalisasi dalam kasus itu dan melaporkannya ke Bareskrim.

VINDRY FLORENTIN






Kasus Kematian satu Keluarga di Kalideres, Polisi Tidak Menemukan Unsur Pembunuhan dan Pencurian

10 jam lalu

Kasus Kematian satu Keluarga di Kalideres, Polisi Tidak Menemukan Unsur Pembunuhan dan Pencurian

Penyidik Polda Metro Jaya tidak menemukan adanya unsur pembunuhan dan pencurian dalam kasus kematian satu keluarga di Kalideres.


Taliban Eksekusi Mati Pelaku Pembunuhan di Ruang Terbuka

1 hari lalu

Taliban Eksekusi Mati Pelaku Pembunuhan di Ruang Terbuka

Taliban mengeksekusi mati seorang laki-laki yang dituduh melakukan pembunuhan di Afghanistan


Rudolf Tobing Sewa Harian Unit Apartemen untuk Menghabisi Nyawa Icha

1 hari lalu

Rudolf Tobing Sewa Harian Unit Apartemen untuk Menghabisi Nyawa Icha

Rudolf Tobing menyewa unit kamar apartemen secara harian untuk menjalankan rencana menghabisi nyawa temannya Icha.


Rudolf Tobing Peragakan 90 Adegan di Rekonstruksi Pembunuhan Icha

2 hari lalu

Rudolf Tobing Peragakan 90 Adegan di Rekonstruksi Pembunuhan Icha

Dalam rekonstruksi terungkap Rudolf Tobing langsung menguras rekening Icha dan tertangkap saat menggdaikan laptop korbannya.


Pegawai Apartemen yang Disewa Rudolf Tobing Lihat Bercak Darah di Bantal

2 hari lalu

Pegawai Apartemen yang Disewa Rudolf Tobing Lihat Bercak Darah di Bantal

Pengelola apartemen sempat bertanya soal bercak darah itu kepada Rudolf Tobing.


Rekonstruksi Rudolf Tobing: Transfer Rp11,2 Juta dari Rekening Korban setelah Membunuh

2 hari lalu

Rekonstruksi Rudolf Tobing: Transfer Rp11,2 Juta dari Rekening Korban setelah Membunuh

Rudolf Tobing ambil uang Rp11,2 juta dari rekening milik Icha setelah membunuh.


Senyum usai Bunuh Icha, Ekspresi Rudolf Tobing Kini Datar saat Rekonstruksi

2 hari lalu

Senyum usai Bunuh Icha, Ekspresi Rudolf Tobing Kini Datar saat Rekonstruksi

Rudolf Tobing terlihat kooperatif dan mengikuti adegan yang diarahkan oleh polisi. Sesekali dia mengoreksi bagaimana adegan yang sebenarnya.


Pemuda Tewas Ditusuk Saat Nongkrong di Danau Segara City Bekasi

3 hari lalu

Pemuda Tewas Ditusuk Saat Nongkrong di Danau Segara City Bekasi

Satu sudah ditangkap, polisi masih memburu pelaku penusukan di Danau Segara City Bekasi yang lain.


Cerita Paman Korban Balita Tewas Dianiaya Pacar Ibunya di Apartemen Kalibata

4 hari lalu

Cerita Paman Korban Balita Tewas Dianiaya Pacar Ibunya di Apartemen Kalibata

Pada tubuh balita tewas dianiaya ditemukan beberapa luka lebam, di antaranya di pinggang, paha dan mulut yang bernanah.


Cerita Eksekusi Brigadir J versi Ricky Rizal, Mengaku Kaget Kenapa Yosua Ditembak

4 hari lalu

Cerita Eksekusi Brigadir J versi Ricky Rizal, Mengaku Kaget Kenapa Yosua Ditembak

Ricky Rizal melihat Yosua bertanya-tanya ketika disuruh jongkok oleh Ferdy Sambo. Ketika Yosua menolak jongkok, Richard langsung menembaknya