Antasari Catut Nama SBY, Petinggi Demokrat: Dibuka Saja

Reporter

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (tengah) didampingi Ketua Harian Partai Demokrat, Syarief Hasan (kiri) dan Kristiani Herawati (Ani Bambang Yudhoyono) dalam acara pengumuman hasil konvensi Partai Demokrat di DPP Partai Demokrat, Jakarta Pusat (16/5). TEMPO/Dhemas Reviyanto

TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan menilai pernyataan mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Antasari Azhar yang menyebut mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengutus Hary Tanoesoedibjo untuk melobi perkara Aulia Pohan adalah fitnah.

Menurut Syarief, SBY berkomitmen untuk tidak mengintervensi kasus hukum. "Dibuka saja, karena kalau tidak terbukti itu fitnah. Jadi jangan ada pembentukan opini," ucap bekas Menteri Koperasi Usaha Kecil dan Menengah itu.

Baca: Saham MNC Memerah, Imbas Pernyataan Antasari?

SBY, ujar Syarief, tak pernah campur tangan dalam masalah penegakan hukum. "Kami sudah tahu semua bahwa Pak SBY tidak pernah campur tangan soal penegakan hukum," tutur Syarief di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 14 Februari 2017.

Selasa siang, 14 Februari 2017, Antasari mengadukan dugaan rekayasa kasusnya ke Badan Reserse Kriminal Kepolisian RI. Bersama pengacaranya, Harjadi Jahja, serta adik Nasrudin Zulkarnaen, Andi Syamsuddin Zulkarnaen, Antasari meminta SBY jujur atas kasus pembunuhan yang dituduhkan kepadanya.

Simak: Wiranto: Publik Jangan Berlebihan Tanggapi Laporan Antasari

Antasari berujar, saat menyidik kasus aliran dana Yayasan Pengembangan Perbankan Indonesia yang melibatkan Deputi Gubernur Bank Indonesia Aulia Pohan, besan SBY, ia pernah didatangi Hary Tanoe, bos MNC Group. Antasari menuturkan Hary Tanoe merupakan utusan Cikeas yang diminta menyampaikan pesan agar Antasari tak menahan Aulia Pohan.

Politikus Partai Demokrat lain, Benny K. Harman, meminta Antasari tidak melemparkan tuduhan. Benny mengatakan SBY sama sekali tidak pernah mengintervensi kasus. "Yang tahu adalah penyidik kepolisian," kata Wakil Komisi Hukum DPR ini.

Benny juga meminta Antasari melakukan koreksi dengan tidak menebar isu fitnah. "Jadi jangan membangun popularitas diri dengan cara fitnah," ujar Benny.

Lihat: Antasari Azhar: Saatnya SBY Jujur terhadap Kasus Saya

ARKHELAUS W.







Bharada E Siap Hadapi Sidang Kasus Pembunuhan Brigadir J, Sudah Konseling Psikolog dan Rohaniwan

12 jam lalu

Bharada E Siap Hadapi Sidang Kasus Pembunuhan Brigadir J, Sudah Konseling Psikolog dan Rohaniwan

Bharada E disebut dalam keadaan sehat dan didampingi psikolog serta rohaniwan. Bersiap hadapi sidang kasus pembunuhan Brigadir J.


Anggota TNI Tersangka Mutilasi 4 Warga Papua Diduga Punya Bisnis Gelap Penimbunan BBM

5 hari lalu

Anggota TNI Tersangka Mutilasi 4 Warga Papua Diduga Punya Bisnis Gelap Penimbunan BBM

Gudang yang menjadi lokasi perencanaan pembunuhan dan mutilasi 4 warga Papua diduga juga berfungsi sebagai lokasi penimbunan BBM jenis Solar.


Komnas HAM Duga Tersangka Mutilasi di Mimika Lakukan Aksinya Lebih Dari Sekali

9 hari lalu

Komnas HAM Duga Tersangka Mutilasi di Mimika Lakukan Aksinya Lebih Dari Sekali

Tim Komnas HAM telah melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian. Tim juga mewawancarai para pelaku baik dari sipil maupun TNI.


Komnas HAM Sebut Pelaku Mutilasi di Mimika Terhubung ke Bisnis Solar

9 hari lalu

Komnas HAM Sebut Pelaku Mutilasi di Mimika Terhubung ke Bisnis Solar

Komnas HAM meminta para pelaku harus dihukum seberat-beratnya, termasuk pemecatan dari keanggotaan TNI.


Komnas HAM Duga Pelaku Mutilasi di Mimika Sempat Tunda Rencana Pembunuhan

9 hari lalu

Komnas HAM Duga Pelaku Mutilasi di Mimika Sempat Tunda Rencana Pembunuhan

Komisioner Komnas HAM mengatakan diskusi untuk merencanakan pembunuhan itu diduga telah dilakukan beberapa kali oleh pelaku.


Kremlin Bantah Isu Vladimir Putin Jadi Target Pembunuhan

13 hari lalu

Kremlin Bantah Isu Vladimir Putin Jadi Target Pembunuhan

Kantor Presiden Rusia membantah Vladimir Putin telah menjadi target pembunuhan.


Putin Jadi Target Pembunuhan, Mobilnya Diserang Bom

14 hari lalu

Putin Jadi Target Pembunuhan, Mobilnya Diserang Bom

Mobil Presiden Rusia Vladimir Putin diserang bom. Ia berhasil selamat, sementara pengawalnya dikabarkan telah ditangkap.


Rentetan Teror Kekerasan di Kolombia, Total 17 Orang Tewas

16 hari lalu

Rentetan Teror Kekerasan di Kolombia, Total 17 Orang Tewas

Tugas besar masalah keamanan negara harus dihadapi Presiden Kolombia Gustavo Petro.


Geger Aksi Pembunuhan Siang Bolong di Tengah Jalan

19 hari lalu

Geger Aksi Pembunuhan Siang Bolong di Tengah Jalan

Ibu dua di bunuh di San Mateo, California menjadi korban pembunuhan di siang bolong.


Misteri Jasad di Sungai Bengawan Solo Terungkap, Polres Sukoharjo Tetapkan 3 Tersangka

19 hari lalu

Misteri Jasad di Sungai Bengawan Solo Terungkap, Polres Sukoharjo Tetapkan 3 Tersangka

Polres Sukoharjo berhasil mengungkap misteri penemuan jenazah pria di Sungai Bengawan Solo pada Juli lalu. Tiga orang menjadi tersangka.