Kasus Emirsyah Satar, Wisma MRA Bantah Digeledah KPK  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gedung Wisma MRA di Jalan TB Simatupang Nomor 19, Jakarta Selatan. TEMPO/Arkhe

    Gedung Wisma MRA di Jalan TB Simatupang Nomor 19, Jakarta Selatan. TEMPO/Arkhe

    TEMPO.CO, Jakarta - Wisma MRA di Jalan T.B. Simatupang Nomor 19, Jakarta Selatan, terpantau sepi. Kantor PT Mugi Rekso Abadi milik Soetikno Soedarjo, tersangka dugaan suap pengadaan mesin pesawat di PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, berada di gedung itu.

    Komisi Pemberantasan Korupsi sebelumnya mengatakan telah menggeledah kantor Soetikno. Menurut Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif, penyidik KPK sejak Rabu, 18 Januari 2017, juga telah menggeledah empat tempat lain, yaitu rumah Soetikno di Cilandak Barat, rumah mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar di Grogol Utara, rumah di Jatipadang, dan rumah di Bintaro, Tangerang Selatan.

    Baca:
    Dugaan Suap Emirsyah Satar, 5 Tempat Penting Digeledah KPK
    Menhub: Operasional Garuda Tak Terganggu Kasus Emirsyah

    Kepala Petugas Keamanan Wisma MRA Dudi Haryanto membantah adanya aktivitas penggeladahan oleh KPK. "Tidak ada penggeledahan, karena kemarin aktivitas sama seperti ini, landai," kata Dudi di Wisma MRA, Jakarta Selatan, Jumat, 20 Januari 2017. Tak hanya kemarin, ucap dia, kondisi serupa terjadi sepekan terakhir.

    Soetikno, pendiri PT Mugi Rekso Abadi yang juga Beneficial Owner Connaught International, ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK pada Kamis, 19 Januari 2017. Dia diduga menyuap Emirsyah dalam bentuk uang sebesar 1,2 juta euro dan US$ 180 ribu atau sekitar Rp 20 miliar. Emirsyah juga sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini. Suami Sandrina Abubakar itu pun telah dicegah berpergian ke luar negeri.

    Berdasarkan pantauan Tempo, Wisma MRA, yang terdiri atas 20 lantai, terpantau sepi, tak ada lalu-lalang pegawai. Di lantai bawah, terdapat galeri mobil Ferrari. Terpajang beberapa mobil Ferrari berbagai warna. "Setahu saya, (mobil itu) hanya untuk galeri, tidak dijual," ujar Dudi.

    Tak semua orang bisa masuk dengan leluasa. Salah seorang pengelola gedung menuturkan wisma tersebut hanya dibuka apabila ada pameran mobil di dalam wisma. "Kami hanya bisa mengizinkan media masuk kalau ada pameran," ucapnya.

    ARKHELAUS W.

    Baca juga:
    Trump Dilantik Sebagai Presiden AS, Ini Harapan Jokowi
    Ditanya Soal Pembelian AW101, Ryamizard: Tanya ke KSAU Baru



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wiranto Ditusuk Seseorang yang Diduga Terpapar Radikalisme ISIS

    Menkopolhukam, Wiranto ditusuk oleh orang tak dikenal yang diduga terpapar paham radikalisme ISIS. Bagaimana latar belakang pelakunya?