Baru Saja Jokowi Bertemu Try Sutrisno di Istana  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi (ketiga kanan) dan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (kedua kanan) didampingi Ketua Umum PKPI (kiri) dan Ketua Dewan Penasehat PKPI Try Sutrisno (kanan) menghadiri acara Peringatan HUT ke-18 PKP Indonesia di Jakarta, 15 Januari 2017. ANTARA/Widodo S. Jusuf

    Presiden Jokowi (ketiga kanan) dan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (kedua kanan) didampingi Ketua Umum PKPI (kiri) dan Ketua Dewan Penasehat PKPI Try Sutrisno (kanan) menghadiri acara Peringatan HUT ke-18 PKP Indonesia di Jakarta, 15 Januari 2017. ANTARA/Widodo S. Jusuf

    TEMPO.COJakarta - Presiden Joko Widodo menggelar pertemuan dengan mantan Wakil Presiden Try Sutrisno. Pertemuan tersebut berlangsung di Istana Merdeka, Kamis, 19 Januari 2017. Sayang, pertemuan keduanya berjalan tertutup. 

    Kepala Biro Pers Istana Kepresidenan Bey Machmudin mengatakan wakil presiden keenam itu datang sesuai jadwal, yaitu pukul 09.30. "Pertemuan memang tertutup," katanya di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta. Menurut dia, dialog berjalan selama sekitar 30 menit.

    Baca juga:
    Jokowi dan Ketua Muhammadiyah Bertemu, Ini yang Dibahas
    Jokowi Temui Prabowo, Ini Komentar Ketua DPR

    Berdasarkan agenda, hari ini Presiden Jokowi dijadwalkan bertemu dengan Try Sutrisno pada pagi hari. Siang harinya, giliran mantan presiden Bacharuddin Jusuf Habibie yang akan bertemu dengan Jokowi. 

    Sebelumnya, juru bicara Istana Kepresidenan, Johan Budi, menyatakan Presiden Jokowi ingin bersilaturahmi dengan dua tokoh bangsa itu. Presiden, kata dia, ingin mendapatkan saran dari Try Sutrisno dan B.J. Habibie. 

    ADITYA BUDIMAN 

    Simak:Jokowi dan Said Aqil Makan Siang, Bahas Islam Radikal



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sebab dan Pencegahan Kasus Antraks Merebak Kembali di Gunungkidul

    Kasus antraks kembali terjadi di Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta. Mengapa antraks kembali menjangkiti sapi ternak di dataran tinggi tersebut?