Pasca-OTT KPK, Dua Pejabat Klaten Masih Shok

Reporter

Tersangka dugaan suap terkait promosi dan mutasi jabatan di lingkungan Kabupaten Klaten, Sri Hartini tiba untuk menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, 11 Januari 2017. Bupati Klaten nonaktif tersebut diperiksa sebagai saksi dalam kasus yang sama dengan tersangka Suramlan. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

TEMPO.CO, Jakarta - Tiga pejabat di Kabupaten Klaten yang sempat terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi pada 30 Desember lalu tidak tampak diruang kerjanya pada Jumat, 13 Januari 2017.

Tiga pejabat itu adalah Sekretaris Dinas Pendidikan Sudirno, Kepala Bidang Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Bambang Teguh, dan Kepala Bidang Mutasi Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Slamet.

Baca pula:

Ini Cara Cegah Dinasti Politik ala Bupati Klaten Terulang  
Dicari KPK dalam Kasus Suap, Anak Bupati Klaten Minta ..

"Pak Slamet tidak ada di ruangannya," kata Kepala Sub Bidang Pengembangan dan Pelatihan BKPPD Muhammad Agus Salim, Jumat 13 Januari 2017. Beberapa staf di ruang BKPPD juga hanya menggelengkan kepala saat ditanya ihwal keberadaan Slamet.

Menurut seorang wartawan dari salah satu stasiun televisi swasta, Slamet tidak bersedia diwawancara saat diketahui duduk di anak tangga basement Gedung C Komplek Pemkab Klaten. “Dia bilang belum bisa mikir, masih shock. Dia juga menunjukkan sekantong plastik obat-obatan dari saku celananya,” kata wartawan dari Kota Yogyakarta itu.

Slamet menjadi buruan wartawan setelah Komite Aparatur Sipil Negara melansir daftar harga jabatan yang dilelang di Klaten pada pekan lalu. Dalam daftar tersebut, harga jabatan di Klaten berkisar Rp 5 juta untuk staf Tata Usaha Puskesmas sampai Rp 400 juta untuk Kepala Dinas.

Baca juga:
Ajaib! Nyaris 20 Tahun Dua Pasang Suami-Istri Kuasai Klaten

"Kalau soal itu tanyakan ke BKD (BKPPD), “ kata Bambang Teguh saat dikonfirmasi Tempo ihwal tarif jabatan yang dilansir KASN pada Kamis lalu. Kepala BKPPD Klaten, Sartiyasto, mengaku tidak tahu ihwal daftar harga tersebut. “Kalau dari BKD saya yakin enggak (membuat daftar harga itu),” kata Sartiyasto pada Jumat, 13 Januari.

Bukan hanya Slamet yang tidak berada di ruang kerjanya. Kantor Dirno dan Bambang Teguh di Dinas Pendidikan juga terpantau kosong pada Jumat pagi. “Bapak (Bambang Teguh) sudah pulang,” kata seorang stafnya pada Jumat pagi.

Sejak diperiksa penyidik KPK di ruang aula Kepolisian Resor Klaten pada Selasa pekan lalu, Ajudan Bupati Klaten Sri Hartini, Nina Puspitarini, juga tidak pernah terlihat di ruang kerjanya. Nina juga turut dibawa KPK ke Jakarta setelah OTT di Klaten pada 30 Desember lalu.

Meski telah dikukuhkan jabatannya dan mendapat ucapan selamat dari Gubernur Jawa Tengah pada Kamis lalu, bukan berarti Slamet, Sudirno, dan Bambang Teguh bisa sepenuhnya bernapas lega. Sebab, KPK masih terus melakukan pengembangan penyidikan guna mengusut tuntas dugaan praktik jual-beli jabatan di Klaten.

“Saya lelah sekali, masih belum bisa mikir," kata Bambang Teguh di kantornya pada Kamis lalu. Siang itu, Bambang telah menyangkal dugaan ihwal perannya sebagai perantara dalam kasus dugaan jual-beli jabatan, yang mana KPK telah menetapkan dua tersangka, yaitu Bupati Klaten Sri Hartini sebagai penerima suap dan Kepala Seksi SMP Dinas Pendidikan Suramlan sebagai pemberi suap.

DINDA LEO LISTY

Simak:

Agus Pambagio: Tuntutan BEM Kemarin Kurang Cerdas
Mantan Ketua MK: Harapan 2017, Pengadilan Independen

 






7 Rekomendasi Wisata Air di Klaten, dari Umbul Ponggok hingga Umbul Kemanten

5 Agustus 2022

7 Rekomendasi Wisata Air di Klaten, dari Umbul Ponggok hingga Umbul Kemanten

Berikut tujuh rekomendasi wisata air alami atau umbul di Klaten yang wajib Anda dikunjungi.


Kabupaten Klaten Capai UHC di Hari Jadi

29 Juli 2022

Kabupaten Klaten Capai UHC di Hari Jadi

Penghargaan UHC diserahkan BPJS Kesehatan untuk wilayah yang lebih dari 95 persen penduduknya menjadi peserta JKN.


Peringati HUT ke-218 Kabupaten Klaten, Ribuan Warga Meriahkan Gelar Kirab Budaya

29 Juli 2022

Peringati HUT ke-218 Kabupaten Klaten, Ribuan Warga Meriahkan Gelar Kirab Budaya

Ribuan warga memenuhi pedestrian sepanjang Jalan Delanggu-Polanharjo, Klaten, untuk memeriahkan gelaran kirab budaya HUT ke-218 Kabupaten Klaten.


Diperiksa KPK, Pejabat Kabupaten Klaten Ini Mondar-mandir Toilet

7 Februari 2018

Diperiksa KPK, Pejabat Kabupaten Klaten Ini Mondar-mandir Toilet

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten Sudirno mondar-mandir ke toilet saat diperiksa KPK sebagai tersangka terkait jual-beli jabatan di Klaten.


Libur Natal, Pengunjung Umbul Ponggok 4 Ribu Wisatawan

26 Desember 2017

Libur Natal, Pengunjung Umbul Ponggok 4 Ribu Wisatawan

Umbul Ponggok dikunjungi 4.000 wisatawan selama libur panjang Natal 2017. Umbul Ponggok merupakan wahana wisata baru di sekitar Yogyakarta dan Solo.


Andalkan Umbul Ponggok, BUMDes di Klaten Ini Raup 14 M Setahun

26 Desember 2017

Andalkan Umbul Ponggok, BUMDes di Klaten Ini Raup 14 M Setahun

BUMDes di Klaten bisa meraup pemasukan Rp 14 miliar setahun dengan mengandalkan tempat wisata diving air tawar Umbul Ponggok.


Berfoto Ria di Dasar Umbul Ponggok Klaten

8 November 2017

Berfoto Ria di Dasar Umbul Ponggok Klaten

Umbul Ponggok kini menjadi salah satu destinasi wisata terpopuler di Klaten juga Jawa Tengah.


Petilasan Watu Sigong Klaten yang Masih Misterius

29 Oktober 2017

Petilasan Watu Sigong Klaten yang Masih Misterius

Petilasan Watu Sigong di Dukuh Kroman, Desa Mranggen, Kecamatan Jatinom, belum terungkap kisah dibaliknya.


Embung Mranggen, Beranda Surga Kecil di Jatinom

24 Oktober 2017

Embung Mranggen, Beranda Surga Kecil di Jatinom

Embung mrangen seluas sekitar 1.200 meter persegi itu mirip kolam renang yang menyembul di tengah rerimbunan pohon.


2 Alasan Mobil SMK 2 Klaten Lebih Kuat Dibanding Mahesa Nusantara

6 Oktober 2017

2 Alasan Mobil SMK 2 Klaten Lebih Kuat Dibanding Mahesa Nusantara

Suharto mengatakan mobil desa yang akan dirakit SMK N 2 Klaten lebih kuat jika dibandingkan dengan Mahesa Nusantara