Mantan Pimpinan KPK Jadi Saksi Ahli Kasus Ahok  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelaksana Tugas (Plt) Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Indriyanto Seno Adjie saat jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, 20 Februari 2015. Indriayanto Seno Adjie menjadi Plt Pimpinan KPK bersama Johan Budi dan Taufiqurrahman Ruki, menggantikan Abraham Samad dan Bambang Widjojanto. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Pelaksana Tugas (Plt) Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Indriyanto Seno Adjie saat jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, 20 Februari 2015. Indriayanto Seno Adjie menjadi Plt Pimpinan KPK bersama Johan Budi dan Taufiqurrahman Ruki, menggantikan Abraham Samad dan Bambang Widjojanto. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Indriyanto Seno Adji menjadi salah satu ahli dalam gelar perkara penyelidikan kasus dugaan penodaan agama yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta nonaktif, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, di Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia, Jakarta Selatan, Selasa, 15 November 2016.

    Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Jenderal Ari Dono Sukmanto mengatakan tahapan terakhir dari gelar perkara ini adalah sesi mendengarkan keterangan Indriyanto, saksi ahli pidana dari pihak polisi.

    "Setelah ini kami kasih kesempatan satu jam kepada pihak terlapor dan satu jam dari pihak pelapor (untuk mengemukakan pendapatnya)," kata Ari Dono.

    Baca: Gelar Perkara, Neno Warisman Yakin Ahok Bersalah

    Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar mengatakan dalam gelar perkara ini, polisi memaparkan ringkasan berita acara pemeriksaan para saksi. "Cukup banyak yang didengarkan keterangannya," kata Boy di depan ruang gelar perkara.

    Peserta gelar perkara sempat beristirahat pukul 12.00 WIB atau waktu makan siang dan salat zuhur. Begitu pula pada pukul 15.00 WIB, waktu azar. "Ini cukup lama, diperkirakan paling cepat pukul 20.00, tapi bisa lebih awal lagi," ujarnya.

    Baca: Tunggu Gelar Perkara, Kasus Ahok Akan Dihentikan jika...

    Gelar perkara yang dilakukan ini akan menentukan kelanjutan proses hukum Ahok. Kasus Ahok akan dinaikkan ke level penyidikan bila ditemukan unsur tindak pidana. Kesimpulan gelar perkara akan dipublikasikan pada satu atau dua hari mendatang.

    REZKI ALVIONITASARI

    Baca juga:
    Kampanye Blusukan Dihadang, Djarot: Saya Malah Bersyukur
    Jika Ditetapkan Jadi Tersangka, Apa yang Ahok Harapkan?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.