Pangandaran Dihantam Angin Puting Beliung, 172 Rumah Hancur  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah warga melewati jalan alternatif jembatan bekas jalur kereta api peninggalan Belanda untuk menghindari jembatan Ciputrapinggan yang nyaris roboh di Pangandaran, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, 11 Oktober 2016. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    Sejumlah warga melewati jalan alternatif jembatan bekas jalur kereta api peninggalan Belanda untuk menghindari jembatan Ciputrapinggan yang nyaris roboh di Pangandaran, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, 11 Oktober 2016. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    TEMPO.COJakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana melaporkan sedikitnya 172 rumah rusak akibat terjangan angin puting beliung di Pangandaran, Jawa Barat. "Puting beliung menyebabkan 172 unit rumah rusak," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho lewat keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis, 13 Oktober 2016.

    BACA: Pangandaran Dilanda Angin Puting Beliung

    Dia mengatakan angin puting beliung menerjang Dusun Astamaya dan Dusun Bojong Salawe, Kecamatan Karang Jaladri, Kabupaten Pangandaran, Provinsi Jawa Barat, pada Rabu, 12 Oktober 2016, pukul 14.00. Tidak ada korban jiwa akibat kejadian ini.

    Sutopo mengatakan cuaca memicu terjadinya angin puting beliung. Selain tempat tinggal, angin tersebut mengakibatkan banyak pohon tumbang dan menimbulkan kerusakan fasilitas umum.

    BPBD Kabupaten Pangandaran telah mengevakuasi korban dan mendirikan tenda pengungsian serta dapur umum. "Mereka juga berkoordinasi dengan PLN untuk memutus aliran listrik sementara di lokasi kejadian guna menghindari insiden yang tidak diinginkan," ujar Sutopo.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi Diduga Terjerat Dana Hibah

    Perkara dugaan korupsi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi bermula dari operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada 18 Desembe