Mantan Ajudan JK Ini Dinilai Tepat Jadi Wakapolri  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rektor Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian Inspektur Jenderal Rycko Amelza Dahniel (tengah), Kepala Polri Jenderal Badrodin Haiti, Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri Komisaris Jenderal Syafruddin berfoto bersama para mantan Kepala Polri di acara Dies Natalis PTIK ke 70 di Auditorium PTIK, Jakarta Selatan, 17 Juni 2016. Tempo/Rezki Alvionitasari.

    Rektor Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian Inspektur Jenderal Rycko Amelza Dahniel (tengah), Kepala Polri Jenderal Badrodin Haiti, Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri Komisaris Jenderal Syafruddin berfoto bersama para mantan Kepala Polri di acara Dies Natalis PTIK ke 70 di Auditorium PTIK, Jakarta Selatan, 17 Juni 2016. Tempo/Rezki Alvionitasari.

    TEMPO.COJakarta - Ketua Komisi Hukum Dewan Perwakilan Rakyat Bambang Soesatyo menilai Komisaris Jenderal Syafruddin tepat menjadi Wakil Kepala Polri. Kepala Lembaga Pendidikan Kepolisian itu tergolong cukup bagus dari beberapa nama jenderal bintang tiga lain.

    “Sering menjembatani Polri dengan DPR," kata Bambang di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 5 September 2016.

    Posisi Wakil Kepala Polri kosong seiring dengan penunjukan Komisaris Jenderal Budi Gunawan sebagai Kepala Badan Intelijen Negara.

    BacaIni Dua Nama Calon Wakapolri Pengganti Budi Gunawan

    Menurut Bambang, Syafrudin juga memiliki jaringan politik yang cukup luas. Sebab, ia pernah menjadi ajudan Wakil Presiden Jusuf Kalla dan dekat dengan partai politik. "Menurut saya, dia tepat mendampingi Tito menjaga hubungan senioritas di Polri, juga menjaga hubungan dengan parlemen," ujarnya.

    Ihwal penunjukan Budi Gunawan sebagai Kepala BIN, Bambang menyatakan tak ada alasan meragukannya. Dia juga menilai Budi tak akan menemui hambatan dalam menjalankan tugas sebagai Kepala BIN. “Kerja BIN mengkoordinasi deteksi dini terhadap kegiatan yang kontra terhadap keamanan nasional," ucapnya.

    BacaBudi Gunawan Jadi Kepala BIN, Peneliti UGM: Jokowi Cari Aman

    Budi Gunawan resmi ditunjuk Presiden Joko Widodo sebagai Kepala BIN menggantikan Sutiyoso. Presiden Jokowi, menurut Menteri Sekretaris Negara Pratikno, menunjuk BG dengan alasan regenerasi.

    Setelah menerima surat penunjukan Budi Gunawan sebagai Kepala BIN, DPR menjadwalkan uji kepatutan dan kelayakan terhadap Budi pada Rabu, 7 September 2016.

    ARKHELAUS W.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Beberkan RAPBN 2020, Tak Termasuk Pemindahan Ibu Kota

    Presiden Jokowi telah menyampaikan RAPBN 2020 di Sidang Tahunan MPR yang digelar pada 16 Agustus 2019. Berikut adalah garis besarnya.