Arcandra Dicopot, MPR: Keputusan Presiden Sudah Tepat  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri ESDM Archandra Tahar. ANTARA/Widodo S. Jusuf

    Menteri ESDM Archandra Tahar. ANTARA/Widodo S. Jusuf

    TEMPO.COJakarta - Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Mahyudin mengatakan keputusan Presiden Joko Widodo mencopot Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arcandra Tahar karena memiliki kewarganegaraan ganda sudah tepat.

    "Alhamdulillah Presiden telah memberhentikan secara hormat Arcandra," kata Mahyudin di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa, 16 Agustus 2016.

    Menurut Mahyudin, Indonesia tidak seperti Amerika yang menerima kewarganegaraan ganda. Mahyudin mengatakan status Arcandra sebagai warga Indonesia otomatis gugur setelah dia menerima kewarganegaraan Amerika. "Jadi memang tak layak jadi menteri,” ujarnya.

    Presiden Joko Widodo memberhentikan Arcandra Tahar sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral mulai Selasa, 16 Agustus 2016. Posisi Arcandra untuk sementara akan dipegang Luhut Binsar Pandjaitan, yang saat ini menjabat Menteri Koordinator Kemaritiman.

    Sebelumnya, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly membenarkan bahwa Arcandra Tahar memang memiliki dua paspor. "Beliau memang memiliki kewarganegaraan melalui paspor AS dan paspor WNI," tutur Yasonna.

    ODELIA SINAGA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.