Syaifullah dan Rahmawati Belum Tercatat Anggota PKB

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Yogyakarta:Meski dicalonkan Ketua Umum DPP PKB, Syaifullah Yusuf yang baru saja keluar dari PDI Perjuangan, ternyata belum memiliki kartu anggota PKB. Begitu pula Rachmawati Soekarnoputri, yang santer dikabarkan bergabung dengan PKB pimpinan Gus Dur-Alwi Shihab. "Syaifullah belum terdaftar anggota PKB. Juga, belum ada laporan dari cabang-cabang tentang keanggotaan dia. Rahmawati juga belum terdaftar," ujar Arifin Djunaidi, Sekretaris Dewan Syuro DPP PKB, kepada wartawan di Yogyakarta, Kamis (10/1). Arifin menemui Gubernur Sri Sultan Hamengkubuwono X berkaitan rencana Muktamar Luar Biasa PKB di Yogyakarta, 17-19 Januari ini. Waktu tinggal seminggu. Bila urusan adminstrasi itu tidak diselesaikan Syaifullah, niscaya Ketua UmumGP Ansor itu terganjal dalam persaingan memperebutkan kursi Ketua Umum DPP PKB. Arifin menegaskan, yang berhak dicalonkan adalah anggota PKB. “Pencalonan itu diajukan oleh cabang-cabang PKB, dengan syarat mengantongi minimal 50 suara. Setiap dewan pimpinan cabang (DPC) mendapat satu hingga tiga hak suara, tergantung perolehan kursi di DPR,” ujar Arifin. Soal pencalonan Syaifullah, yang juga keponakan KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, Arifin menyatakan Dewan Syura PKB belum pernah bertanya pada yang bersangkutan. "Saya juga bertanya kepada Gus Dur (Ketua Dewan Syuro PKB) apakah Syaifullah Yusuf sudah meminta restu. Beliau menjawab belum,” ujarnya. PKB Yogyakarta sangat terbuka bila Syaifullah maju ke bursa pemilihan. Ini disampaikan Ketua PKB Yogyakarya KH Mujab Mahalli. "Silahkan, kalau Syaifullah sudah menjadi anggota. PKB itu partai terbuka. Setiap anggota berhak memilih dan dipilih. Tergantung muktamar," kata Mujab. (Heru C. Nugroho - Tempo News Room)

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tujuh Mitos Tentang Garam dan Bagaimana Cara Mensiasatinya

    Tidak makan garam bukan berarti tubuh kita tambah sehat. Ada sejumlah makanan dan obat yang kandungan garamnya meningkatkan risiko serangan jantung.