Relawan Jokowi Menolak Diaz Hendropriyono Jadi Staf Presiden

Reporter

Editor

Pruwanto

Diaz Hendropriyono. twitter.com

TEMPO.CO, Jakarta - Kelompok relawan Joko Widodo dalam pemilu 2014, yang menamakan diri sebagai Jaringan Nasional Indonesia Baru, menganggap Presiden melawan hukum dan tak adil bila mengangkat Diaz Hendropriyono sebagai staf khususnya. Diaz, yang saat ini masih memegang beberapa kedudukan strategis, dianggap tak bisa begitu saja meninggalkan jabatan tersebut.

“Yang tergolong pejabat lain, fungsi dan tugasnya berkaitan dengan penyelenggaraan negara, termasuk direksi, komisaris, dan pejabat struktural lainnya pada BUMN," ujar Julfi Nazli, Kepala Bidang Advokasi JNIB, dalam siaran persnya, Senin, 11 Juli 2016. "Jabatan staf khusus presiden merupakan penyelenggara negara. Presiden mestinya wajib memberi contoh yang baik, bukan malah melawan hukum.”

Diaz saat ini memegang jabatan Komisaris Telkomsel; staf khusus Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan; serta anggota Tim Transisi PSSI. Diaz dulu juga jadi Ketua Umum Relawan Kawan Jokowi.

Nazil mengatakan Jokowi melawan Pasal 1 angka 1 UU Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggara Negara Bersih Bebas KKN. Pasal itu berbunyi, “Penyelenggara negara adalah pejabat negara yang menjalankan fungsi eksekutif, legislatif, atau yudikatif dan pejabat lain yang fungsi dan tugas pokoknya berkaitan dengan penyelenggara negara sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.”

Pengangkatan itu, kata Nazil, berseberangan dengan Pasal 23-a UU Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara. Pasal tersebut menyebut, menteri dilarang merangkap menjadi pejabat negara lain sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Di luar itu, Nazil menganggap banyaknya jabatan yang dipegang Diaz pada saat bersamaan, yang diberikan negara. Hal itu merupakan cermin ketidakadilan.  "Mestinya Presiden, selain mempertimbangkan profesionalitas, harus memikirkan penyedia lapangan kerja, mengingat masih banyak putra-putri Indonesia yang hebat dan nganggur," ujarnya.

Nazil mengatakan banyak UU yang dilanggar dari pengangkatan  Diaz sebagai staf khusus. "JNIB meminta Presiden dengan bijak dan santun membatalkan keputusannya dan mempertimbangkan asas keadilan dan profesionalitas pengangkatan jabatan," ucapnya.

EGI ADYATAMA

Catatan koreksi: Pada Selasa 12 Juli 2016, pukul 21.05, satu bagian dari berita ini yang sebelumnya menyebut Diaz Hendropriyono sebagai Komisaris PT Pertamina (Persero) dihapus karena tidak akurat. Redaksi mohon maaf.






Staf Khusus Mensesneg Minta Konflik Internal PPP Tak Dikaitkan ke Istana

23 hari lalu

Staf Khusus Mensesneg Minta Konflik Internal PPP Tak Dikaitkan ke Istana

Sejumlah pengamat mensinyalir adanya keterlibatan Istana dalam kisruh internal PPP. Proses pelengseran Suharso dinilai begitu cepat.


Menilik Proyek Revitalisasi Setrum Istana Semenjak Merdeka

28 hari lalu

Menilik Proyek Revitalisasi Setrum Istana Semenjak Merdeka

Sebanyak enam Istana Kepresidenan yang tersebar di sejumlah daerah juga ikut memperoleh Renewable Energy Certificate.


Istana Kepresidenan Rombak Besar-besaran Infrastruktur Listrik, Pertama Sejak 1945

29 hari lalu

Istana Kepresidenan Rombak Besar-besaran Infrastruktur Listrik, Pertama Sejak 1945

Infrastruktur kelistrikan di Istana Kepresidenan Jakarta saat ini sedang dirombak besar-besaran. Ini perombakan pertama sejak 1945.


6 Istana Kepresidenan Resmi 100 Persen Pakai Energi Hijau

29 hari lalu

6 Istana Kepresidenan Resmi 100 Persen Pakai Energi Hijau

PLN senang karena Istana Kepresidenan ikut menjadi garda dalam memerangi perubahan iklim dengan beralih ke energi hijau.


Istana Rencanakan Pelantikan Menpan RB di IKN Nusantara

49 hari lalu

Istana Rencanakan Pelantikan Menpan RB di IKN Nusantara

Pelaksanaannya akan bersamaan dengan peletakan batu pertama atau ground breaking Istana Negara di IKN Nusantara.


Ide Penggunaan Baju Daerah pada HUT RI dari Presiden Jokowi

49 hari lalu

Ide Penggunaan Baju Daerah pada HUT RI dari Presiden Jokowi

Heru mengatakan Jokowi ingin agar para pejabat dan menteri bisa melestarikan budaya sambil merayakan hari bersejarah.


Paskibraka Gelar Geladi Kotor Upacara HUT RI ke 77 Besok

54 hari lalu

Paskibraka Gelar Geladi Kotor Upacara HUT RI ke 77 Besok

Geladi kotor upacara pengibaran bendera HUT RI ke 77 akan digelar tim Paskibraka pada 13 Agustus 2022.


Istana Kepresidenan Bakal Gelar HUT Kemerdekaan RI ke-77 secara Terbuka

1 Agustus 2022

Istana Kepresidenan Bakal Gelar HUT Kemerdekaan RI ke-77 secara Terbuka

Istana Merdeka akan mengundang sekitar 2.000-3.000 masyarakat untuk mengikuti langsung peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-77.


Istana Kepresidenan Sudah Langganan Energi Hijau, IKN Menyusul

27 Juni 2022

Istana Kepresidenan Sudah Langganan Energi Hijau, IKN Menyusul

Istana Kepresidenan Bogor menjadi yang pertama berlangganan layanan REC pada Maret 2022.


Gedung Biru Istana Kepresidenan Korea Selatan Dibuka untuk Umum, Mau Berkunjung?

22 Mei 2022

Gedung Biru Istana Kepresidenan Korea Selatan Dibuka untuk Umum, Mau Berkunjung?

Istana kepresidenan Korea Selatan akan dipindahkan ke kompleks kementerian pertahanan di Yongsan. Gedung Biru pun dibuka untuk umum.