Puluhan Paus Terdampar di Pesisir Probolinggo

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Paus nyasar akhirnya kembali ke lautan, setelah sempat membuat heboh di Pelabuhan Puerto Madero, Buenos Aires, Argentina, 4 Agustus 2015. JUAN MABROMATA/AFP/Getty Images

    Paus nyasar akhirnya kembali ke lautan, setelah sempat membuat heboh di Pelabuhan Puerto Madero, Buenos Aires, Argentina, 4 Agustus 2015. JUAN MABROMATA/AFP/Getty Images

    TEMPO.COProbolinggo - Lebih dari dua puluh paus terdampar di Pantai Utara Kabupaten Probolinggo, tepatnya di Desa Pesisir, Kecamatan Gending, Rabu sore, 15 Juni 2016. Puluhan paus ini diduga terjebak air surut.

    Berdasarkan informasi yang dihimpun Tempo, ada 23 paus yang terdampar di Pantai Utara Kabupaten Probolinggo. Dari 23 paus itu, tujuh di antaranya berhasil dipindahkan ke muara yang agak dalam. Sedangkan lima paus tak bisa bertahan hidup.

    Menurut Kepala Desa Pesisir, Senemo, peristiwa terdamparnya paus ini terjadi sejak Rabu siang. "Kejadiannya sekitar pukul 13.00 WIB," kata Senemo ketika dihubungi Tempo, Rabu, 15 Juni 2016.

    Upaya untuk mengevakuasi dan mengembalikan paus yang terdampar itu masih dilakukan hingga Rabu malam ini. Masyarakat desa setempat bersama-sama dengan nelayan bergotong royong untuk menyelamatkan puluhan paus tersebut. 

    Langkah penyelamatan yang dilakukan warga antara lain dengan secara bergantian menyiram ikan paus ini agar tetap bisa bernapas. Warga juga berusaha menggali lubang sehingga paus bisa berendam di lubang yang berisi air laut itu. "Upaya lainnya dengan memindahkan dengan cara menyeret ikan paus ke muara yang agak dalam," kata Senemo.

    Warga, kata Senemo, cukup kerepotan menyelamatkan puluhan paus ini. "Yang terdampar sebanyak 23 paus dengan panjang masing-masing 3 hingga 4 meter," kata Senemo. Hingga Rabu malam ini, masih ada beberapa paus yang belum bisa dipindahkan ke muara.

    Senemo menjelaskan, sebenarnya pada Rabu malam laut sudah mulai pasang. "Tapi pasangnya belum cukup untuk membuat paus ini bisa berenang kembali ke tengah," kata Senemo. 

    Senemo mengatakan malam ini beberapa anggota Musyawarah Pimpinan Kecamatan mendatangi lokasi kejadian. "Banyak tamu malam ini. Ada dari Dinas Perikanan Provinsi Jawa Timur juga," katanya.

    DAVID PRIYASIDHARTA

    Baca juga:
    Begini Cara Mudah Mendeteksi Calon Juara Euro 2016! 
    Euro, Copa, Dominasi Eropa


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.