Calon Ketum Golkar, Setya Novanto, Paling Kaya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon Ketua Umum Partai Golkar Syahrul Yasin Limpo dan Setya Novanto saat bertemu di rumah jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, 1 April 2016. TEMPO/Ardiansyah Razak Bakri

    Calon Ketua Umum Partai Golkar Syahrul Yasin Limpo dan Setya Novanto saat bertemu di rumah jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, 1 April 2016. TEMPO/Ardiansyah Razak Bakri

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Steering Comittee Nurdin Halid merilis nama-nama bakal calon ketua umum yang lolos verifikasi. Nurdin menuturkan ada enam bakal calon yang telah lolos dan memenuhi persyaratan yang diserahkan saat pendaftaran pada 3-4 Mei 2016.

    Menurut Nurdin, calon yang lolos administrasi tersebut akan mengikuti tahapan selanjutnya seperti pengambilan nomer urut, sosialisasi dan kampanye di tiga zona. "Mereka akan tetap lanjut sepanjang proses menuju munaslub tidak ada pelanggaran kode etik," kata Nurdin di Kantor di DPP Golkar, Slipi, Jakarta, Jumat, 6 Mei 2016.

    Penyelenggaraan Munaslub untuk Golkar rencananya akan digelar pada 15 Mei 2016 di Nusa Dua Convention Center, Bali. Jadwal ini maju dari keputusan sebelumnya yakni 23-26 Mei 2016. Panitia beralasan perubahan jadwal tersebut menyesuaikan agenda Presiden Joko Widodo agar dapat hadir dan membuka acara.

    Berikut nama enam nama bakal calon dan jumlah kekayaan yang mereka miliki:

    1. Ade Komarudin dengan jumlah kekayaan Rp. 20.020.855.666, dengan jumlah utang Rp. 3.580.952.580

    2. Airlangga Hartarto dengan jumlah kekayaan Rp. 4.639.867.663,-

    3. Azis Syamsudin dengan jumlah kekayaan Rp. 5.894.268.283,- dengan US$ 24.999

    4. Mahyudin dengan jumlah kekayaan Rp. 10.613.794.064

    5. Priyo Budi Santoso dengan jumlah kekayaan Rp. 17.538.162.552 dengan US$ 77.437

    6. Setya Novanto dengan jumlah kekayaan Rp. 114.769.292.837,- dengan US$ 49.150

    ABDUL AZIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Palapa Ring Akan Rampung Setelah 14 Tahun

    Dicetuskan pada 2005, pembangunan serat optik Palapa Ring baru dimulai pada 2016.