Bau Avtur di TKP Pesawat Jatuh, Warga Dilarang Merokok  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pilot berkebangsaan Brasil turun dari kokpit pesawat Super Tucano setibanya di Malang, September 2014. Pesawat pengganti OV-10F Bronco ini mampu bermanuver hingga +7g dan -3.5g. TEMPO/Adi Purnomo

    Pilot berkebangsaan Brasil turun dari kokpit pesawat Super Tucano setibanya di Malang, September 2014. Pesawat pengganti OV-10F Bronco ini mampu bermanuver hingga +7g dan -3.5g. TEMPO/Adi Purnomo

    TEMPO.CO, Jakarta - Bau avtur atau bahan bakar pesawat menyeruak dari lokasi pesawat latih Super Tucano yang jatuh di Malang. Petugas dari TNI Angkatan Udara dan polisi melarang warga yang berkerumun dengan jarak sekitar 200 meter dari lokasi menyalakan api atau rokok.

    BACA: Super Tucano Jatuh di Malang, Apa Kelebihan Pesawat Itu?

    "Jangan menyalakan rokok. Berbahaya," kata Kepala Kepolisian Resor Malang Kota Ajun Komisaris Besar Decky Hendarsono, Rabu, 10 Februari 2016.

    Anggita kepolisian dari Satuan Brigade Mobil Kepolisian Daerah Jawa Timur juga tampak mengerahkan mobil antibahan peledak. Mereka mengantisipasi kekhawatiran bahwa pesawat mengangkut bahan peledak yang berbahaya.

    Selain itu, avtur yang tumpah di kawasan permukiman padat ini juga dianggap berbahaya jika sampai tersulut api. Sedangkan sejauh ini di lokasi kejadian tak ada ledakan maupun kebakaran sejak pesawat jatuh.

    BACA: Saat Super Tucano Timpa Rumah, Korban Diduga Sedang Mencuci

    Rumah Mujianto yang menjadi lokasi pesawat jatuh hanya terlihat dari bagian depan. Tampak polisi dan TNI Angkatan Udara berjaga. Sementara bagian rumah yang rusak tak bisa dilihat. Polisi memasang garis polisi mulai di gang masuk. "Soal peristiwa nanti ada penjelasan dari TNI Angkatan Udara," ujar Decky.

    EKO WIDIANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tahun-Tahun Indonesia Juara Umum SEA Games

    Indonesia menjadi juara umum pada keikutsertaannya yang pertama di SEA Games 1977 di Malaysia. Belakangan, perolehan medali Indonesia merosot.