Jokowi Akan Buka Konferensi Internasional Keluarga Berencana  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo. ANTARA/Kornelis Kaha

    Presiden Joko Widodo. ANTARA/Kornelis Kaha

    TEMPO.CONusa Dua - Presiden Joko Widodo dijadwalkan menghadiri pembukaan International Conference on Family Planning (ICFP) atau Konferensi Internasional tentang Keluarga Berencana di Nusa Dua, Bali. Jokowi dijadwalkan membuka kegiatan itu pukul 15.00 WIT di Bali Nusa Dua Convention Center.

    Dari pengamatan Tempo, di sekitar lokasi pembukaan acara itu, Pasukan Pengamanan Presiden sudah mulai meminta mensterilkan mobil yang akan lalu-lalang di daerah tersebut. Polisi pun sudah mulai terlihat sejak di bandar udara hingga lokasi.

    Ada beberapa pembantu Presiden yang dijadwalkan akan mendampingi Jokowi pada acara pembukaan itu. Mereka adalah Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Luar Negeri Retno Lestari Priansari Marsudi, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, dan Menteri Kesehatan Nila Moeloek.

    Kepala Lembaga Demografi Universitas Indonesia Sonny Harry Budiutomo Harmadi mengapresiasi kedatangan Jokowi pada acara bertema “Keluarga Berencana” itu. Sonny pun ingat bahwa Jokowi menyempatkan diri hadir di Cirebon pada acara pencanangan Kampung Keluarga Berencana di Dusun Jenawi, Desa Mertasinga, Gunung Jati, Cirebon, sebelum kejadian bom Thamrin pada 14 Januari lalu.

    “Ini artinya Pak Jokowi punya perhatian besar pada program keluarga berencana,” kata Sonny di Nusa Dua.

    Konferensi internasional tentang keluarga berencana merupakan pertemuan dua tahunan pada bidang keluarga berencana. Konferensi ini digagas oleh Bill and Melinda Gates Foundation melalui Bill and Melinda Gates Institute for Population and Reproductive Health Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health. Kegiatan ini pun melibatkan pemerintah dari berbagai negara serta lembaga internasional pada bidang kependudukan, keluarga berencana, kesehatan reproduksi dan gender, organisasi kemasyarakatan, ahli, serta praktisi.

    Konferensi ini merupakan ajang untuk memperkuat komitmen terhadap keluarga berencana serta tukar-menukar informasi, pembelajaran, dan pengetahuan tentang perkembangan teknologi kontrasepsi. Konferensi pertama dilakukan pada 2009 di Uganda dan dihadiri sekitar 2.000 peserta dari berbagai negara. Konferensi kedua dan ketiga dilakukan di Senegal dan Etiopia pada 2011 dan 2013.

    ICFP 2016 dijadwalkan akan dihadiri 3.400 peserta dari 114 negara. Acara ini berlangsung pada 25-28 Januari 2016.

    MITRA TARIGAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.