Jusuf Kalla Pesan 50 Panser Badak Buatan Pindad

Reporter

Wakil Presiden Jusuf Kalla saat menjadi saksi untuk terdakwa mantan Menteri ESDM, Jero Wacik, di Pengadilan Tipikor, Jakarta, 14 Januari 2016. Jusuf Kalla dihadirkan menjadi saksi meringankan atas permintaan terdakwa Jero Wacik. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

TEMPO.CO, Bandung - Wakil Presiden Jusuf Kalla memesan 50 unit panser Badak, produk alutsista terbaru buatan PT Pindad yang masih dalam tahap pengujian. “Tadi dengan persetujuan Menteri Pertahanan, kami pesan 50 (unit) kalau sudah lulus uji,” kata dia di sela kunjungan kerjanya di PT Pindad Bandung, Rabu, 20 Januari 2015.

Kalla sempat diajak berkeliling melihat proses produksi Badak yang menyatu dengan faslitas lini produksi Anoa varian panser buatan PT Pindad. Kalla sempat menaiki prototipe panser Badak.

Saat melihat kertas kerja gambar rancangan panser Badak, Kalla menuliskan memo rencana pesanan pemerintah itu. Tulis Kalla: “Dilanjutkan uji sertifikasi dan selanjutnya diproses untk TNI 50 unit tahap awal, 20/1-2016 JK.”

Kalla mengaku, sengaja mengunjungi pabrik senjata itu untuk mengecek kesiapan industri pertahanan dalam negeri. Dalam kunjungannya, Kalla ditemani Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu serta Menteri Perindustrian Saleh Husin. Sedianya Menteri BUMN Rini Soemarno ikut menemani. “Tapi dipanggil ke Jakarta,” kata dia.

Direktur Utama PT Pindad Silmy Karim menuturkan, panser Badak merupakan produk varian panser Anoa yang sebelumnya di inisiasi pemesanannya oleh Jusuf Kalla saat menjadi Wakil Presiden mendampingi Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono. “Hari ini beliau ingin melihat kelanjutannya dan memberikan dukungan pada kita,” kata dia saat mendampingi Kalla, 20 Januari 2016.

Panser Badak dilklaim telah menyelesaikan pengujian untuk mendapatkan sertifikasi akhir tahun lalu. Kepala Departemen Komunikasi Korporat PT Pindad Hardantono sebelumnya mengatakan, akhir Desember lalu, panser Badak sukses mengikuti uji tembak menggunakan kanon kaliber 90 milimeter milik panser ituu. Uji tembak tersebut merupakan bagain dari proses sertifikasi oleh Dinas Penelitian dan Pengembangan TNI Angkatan Darat.

Panser Badak menjalani uji penembakan dengan menggunakan kanon yang dipasang di turetnya. Pengujian menembak dengan amunisi 90 milimeter itu dilakukan dalam sejumlah posisi, seperti menembak dengan moncong kanon mengarah ke berbagai arah yang sudah ditentukan dalam materi.

Selepas uji tembak tersebut, ada serangkaian pengujian yang dijalani panser itu. Diantaranya, uji lapangan, hingga pengujian daya jelajahnya. Serangkaian pengujian panser Badak itu dijadwalkan tuntas akhir bulan ini. “Kalau melihat jadwal pengujian diperkirakan sampai akhir bulan. Targetnya Pak Dirut, Semester I tahun depan sudah bisa diproduksi,” kata Herdantono, 16 Desember 2015.

Pengujian itu untuk memenuhi Ketentuan Standarisasi Umum (KSU) TNI Angkatan Darat. PT Pindad menargetkan bisa memproduksi antara 25 unit hingga 30 unit panser Badak dalam setahun.

PT Pindad sendiri bekerja sama dengan CMI Defence, perusahaan pertahanan Belgia untuk mengembangkan kanon 90 milimeter yang menjadi senjata andalan Panser Badak. Kerjasama itu menjadi bagian Transfer of Technologi (ToT) untuk proses manufaktur turret 90 milimeter yang digunakan Badak.

PT Pindad memperkenalkan panser Badak pertama kali dalam pameran IndoDefence 2014 di Jakarta. Panser ini merupakan bagian pengembangan varian Panser Anoa. Panser ini dirancangan bisa dikendalikan oleh tiga orang kru. Tubuh panser itu dirancang mampu menahan tembakan amunisi 12,7 milimeter.

Panser Badak menggunakan dengan mesin diesel 6 silinder berkekuatan 340 tenaga kuda, dilengkapi teknologi double wishbone independent suspension untuk menjaga kestabilan panser saat menembak.

AHMAD FIKRI






Jelaskan Proyek IKN Akan Bermasalah, Jusuf Kalla: Belum Ada Komitmen Investor Luar

6 hari lalu

Jelaskan Proyek IKN Akan Bermasalah, Jusuf Kalla: Belum Ada Komitmen Investor Luar

Jusuf Kalla (JK) menyebut pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara ke depan akan bermasalah.


Sejarah Hari Ini, 20 September 2004 Pilpres Putaran Kedua SBY Kalahkan Megawati

8 hari lalu

Sejarah Hari Ini, 20 September 2004 Pilpres Putaran Kedua SBY Kalahkan Megawati

Hari ini, 20 September 2004 merupakan Pilpres 2004 putaran kedua. SBY - Jusuf Kalla dapat suara terbanyak dibandingkan Megawati - Hasyim Muzadi.


Tempat Hiburan Malam Berkedok Restoran dan Anies Jumpa 3 Ketua Umum Partai Jadi Top 3 Metro

8 hari lalu

Tempat Hiburan Malam Berkedok Restoran dan Anies Jumpa 3 Ketua Umum Partai Jadi Top 3 Metro

Tempat hiburan malam berkedok restoran di Bekasi dan Anies Baswedan jumpa 3 ketua umum partai dan Jusuf Kalla jadi Top 3 Metro


Mensesneg dan Jusuf Kalla Sambut Kedatangan Jenazah Azyumardi Azra

8 hari lalu

Mensesneg dan Jusuf Kalla Sambut Kedatangan Jenazah Azyumardi Azra

Pratikno dan Jusuf Kalla menyambut kedatangan jenazah Ketua Dewan Pers, Azyumardi Azra di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Senin malam


Jumpa AHY, Surya Paloh, Jusuf Kalla, dan Ahmad Syaikhu, Anies Baswedan: Ngobrol Ngalor-ngidul

9 hari lalu

Jumpa AHY, Surya Paloh, Jusuf Kalla, dan Ahmad Syaikhu, Anies Baswedan: Ngobrol Ngalor-ngidul

Anies Baswedan membahas beragam isu termasuk soal politik saat bertemu tiga ketua umum partai politik.


Anies Baswedan Sebut Tak Sengaja Jumpa Ahok, Tanya Kabar Keluarga dan Cerita Lain

9 hari lalu

Anies Baswedan Sebut Tak Sengaja Jumpa Ahok, Tanya Kabar Keluarga dan Cerita Lain

Anies Baswedan menyebut tak sengaja bertemu dengan mantan Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di hotel yang sama.


Anies Baswedan Diskusi dengan Jenggala Center, Pakar: Matangkan Langkah Pilpres 2024

10 hari lalu

Anies Baswedan Diskusi dengan Jenggala Center, Pakar: Matangkan Langkah Pilpres 2024

Pengamat politik menilai JK bakal mendahulukan Anies Baswedan untuk dipersiapkan menjadi calon presiden. meski Partai Golkar mengusung Airlangga.


Soal Pilpres 2024, Anies Baswedan: Biarkan Partai Bentuk Koalisi

10 hari lalu

Soal Pilpres 2024, Anies Baswedan: Biarkan Partai Bentuk Koalisi

"Kalau ada yang mengusung, kami lihat. Kami tunggu nanti," kata Anies Baswedan ihwal kesiapannya maju di Pilpres 2024


Anies Baswedan dan Yayasan Jusuf Kalla Gelar Diskusi Tertutup soal Pilpres 2024

10 hari lalu

Anies Baswedan dan Yayasan Jusuf Kalla Gelar Diskusi Tertutup soal Pilpres 2024

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menggelar diskusi tertutup membahas situasi politik jelang Pemilu 2024 bersama Jenggala Center, eks tim Jokowi-JK


Anies Baswedan Berdiskusi Tertutup dengan Jenggala Center, Lembaga Apa Itu?

10 hari lalu

Anies Baswedan Berdiskusi Tertutup dengan Jenggala Center, Lembaga Apa Itu?

Anies Baswedan diskusi tertutup dengan Jenggala Center bahas keadilan sosial di ibu kota dan soal situasi Pemilu 2024.