Uskup Agung Berharap Jokowi ke Vatikan Perkenalkan Toleransi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo menerima Para komika pada jamuan makan siang di Istana Negara, Jakarta, 17 Desember 2015. Tempo/ Aditia Noviansyah

    Presiden Joko Widodo menerima Para komika pada jamuan makan siang di Istana Negara, Jakarta, 17 Desember 2015. Tempo/ Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Uskup Agung Jakarta Ignatius Suharyo berharap Presiden Joko Widodo dapat melakukan kunjungan kerja ke Vatikan, yang merupakan pusat gereja Katolik. Hal ini disampaikan Ketua Presidium Konferensi Wali Gereja Indonesia itu saat menemui Presiden Jokowi di Istana Merdeka hari ini.

    "Mewakili gereja Katolik, kami berharap suatu ketika, kalau Presiden ke Eropa, beliau singgah ke Vatikan, pusat gereja Katolik," kata Ignatius di Kantor Presiden, Selasa, 22 Desember 2015.

    Kunjungan ini, ucap Ignatius, penting karena Indonesia perlu memperkenalkan soal toleransi dan harmoni kepada dunia. "Keistimewaan yang kita miliki adalah kehidupan bersama yang selalu rukun, damai, dan harmonis," ujarnya.

    Ia yakin kunjungan Presiden ke Vatikan akan memberikan pengaruh positif bagi Indonesia. Menurut dia, Indonesia akan semakin dikenal sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia dengan toleransi yang sangat tinggi.

    Selain itu, Ignatius menuturkan saat ini Eropa tengah kebanjiran pengungsi dan imigran dari berbagai suku dan agama. Menurut dia, negara-negara di Eropa terkejut dan belum siap dengan hal itu. "Bahkan Presiden Italia datang ke Indonesia untuk belajar bagaimana hidup bersama," katanya. Dia yakin Jokowi dapat berbagi pengalaman mengenai kehidupan beragama yang damai kepada negara-negara di Eropa.

    ANANDA TERESIA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.