Puluhan Anak Bandung Ikut Deklarasikan Hari Dongeng Nasional  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemakaman Drs Suyadi atau lebih dikenal dengan Pak Raden, legenda dongeng si Unyil di TPU Jeruk Purut, Jakarta, 31 Oktober 2015. TEMPO/Frannoto

    Pemakaman Drs Suyadi atau lebih dikenal dengan Pak Raden, legenda dongeng si Unyil di TPU Jeruk Purut, Jakarta, 31 Oktober 2015. TEMPO/Frannoto

    TEMPO.CO, Bandung - Sekitar 50 anak yang didampingi orang tua serta guru ikut mendeklarasikan Hari Dongeng Nasional, 28 November. Deklarasi bersama para pegiat dongeng itu berlangsung pada Sabtu, 28 November 2015, pada pukul 10.00 WIB di Alun-alun Bandung.

    Isi deklarasi yang singkat itu dibacakan bersama. "Dengan menyebut nama Tuhan Yang Maha Esa, kami para pencinta dongeng Indonesia, kami para orang tua, pendongeng, pendidik, pustakawan, dan pemerhati anak Indonesia. Pada hari ini, Sabtu, 28 November 2015, pukul 10.00 WIB, menyatakan perihal utama demi kepentingan anak Indonesia, bahwa setiap tanggal 28 November dalam setiap tahunnya secara bersama di Indonesia merayakan sukacita cerita. Kami para pecinta dongeng Indonesia menjadikan tanggal 28 November sebagai Hari Dongeng Nasional. Demikian Deklarasi 28 November ini kami bacakan. Tertanda, Indonesia, 28 November 2015. Forum Dongeng Nasional."

    Salah seorang panitia deklarasi, Deta Ratna Kristanti, mengatakan sekitar dua pekan lalu beberapa pegiat dongeng berkumpul dan bersepakat melahirkan Hari Dongeng Nasional. Tanggal 28 November dipilih sesuai dengan waktu kelahiran mendiang Suyadi, pendongeng sekaligus pemeran sosok Pak Raden dalam serial film boneka Si Unyil.

    Selain di Bandung, deklarasi serentak berlangsung di Jakarta, Surabaya, Makasar, Lampung, Bali, dan Bogor.

    ANWAR SISWADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.