Zulkifli Hasan: Kursi Menteri untuk PAN Wewenang Presiden

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua MPR, Zulkifli Hasan. TEMPO/Imam Sukamto

    Ketua MPR, Zulkifli Hasan. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Makassar - Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan menyatakan partainya bergabung dengan pemerintah bukan untuk meminta jatah menteri. PAN bergabung karena ingin melihat pemerintah sukses sebab rakyat tengah dalam kesulitan.

    “Tidak benar kalau kami meminta jatah menteri. Itu hak Presiden siapa yang diinginkan,” katanya ketika ditemui di Grand Hotel Clarion di Jalan A.P. Pettarani, Makassar, Sulawesi Selatan, Senin malam, 16 November 2015.

    Menurut dia, sudah saatnya partai politik bersatu mendukung pemerintah. Tidak ada lagi kubu Koalisi Indonesia Hebat atau Koalisi Merah Putih. Yang terpenting, ujar Zulkifli bagaimana rakyat menjadi makmur. “Kalau pemerintah sukses, pasti kesulitan rakyat dapat teratasi,” ujarnya.

    Kedatangan Zulkifli Hasan ke Sulawesi Selatan adalah melakukan konsolidasi pemenangan menjelang pemilihan kepala daerah di sebelas kabupaten di Sulawesi Selatan. Rencananya, Selasa, 17 November 2015, ia akan melakukan kunjungan ke Kabupaten Bulukumba dan Kabupaten Gowa. Sebelumnya, Zulkifli melakukan kunjungan ke Kabupaten Maros.

    ARDIANSYAH RAZAK BAKRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.