Ada Menkeu Bambang pada Pertemuan Jokowi dengan Partai KIH?  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Keuangan Bambang PS Brodjonegoro berpidato saat acara pembukaan Seminar Pendalaman Sektor Keuangan di Jakarta, 7 September 2015. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    Menteri Keuangan Bambang PS Brodjonegoro berpidato saat acara pembukaan Seminar Pendalaman Sektor Keuangan di Jakarta, 7 September 2015. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    TEMPO.COJakarta - Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla menggelar pertemuan dengan koalisi partai pendukung pemerintah. Pertemuan berlangsung sekitar 110 menit. Saat pertemuan berlangsung, terlihat mobil Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro diparkir di halaman Istana Negara. 

    Namun Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan M. Romahurmuziy membantah Bambang ikut pertemuan tersebut. "Menkeu memang ada, tapi bukan dalam rangka KIH," kata Romi, sapaan Romahurmuziy, melalui pesan pendek, Kamis, 12 November 2015. Menurut Romi, pertemuan Bambang dengan Jokowi berlangsung terpisah. 

    Romi mengatakan ada tiga fokus pembicaraan dalam pertemuan tersebut. Pertama, konstelasi politik nasional dan konsolidasi Koalisi Indonesia Hebat diubah namanya menjadi Partai-partai Pendukung Pemerintah. Kedua, hal-hal yang terkait dengan dukungan atas kinerja pemerintah Jokowi dan Jusuf Kalla, terutama mendorong momentum meningkatnya pertumbuhan ekonomi kuartal III yang merupakan resultan dari sejumlah paket kebijakan ekonomi. 

    "Untuk itu, partai-partai pendukung pemerintah terus mengupayakan dukungan politik atas hal tersebut," ujarnya.

    Poin tiga, kata Romi, membicarakan hal-hal terkait dengan kinerja parlemen. "Antara lain membahas beberapa panitia khusus, baik perundang-undangan maupun pengawasan," tuturnya.

    Selain para ketua umum partai, pertemuan juga dihadiri semua sekretaris jenderal partai pendukung, Ketua Majelis Pertimbangan DPP Suharso Manoarfa, dan Ketua Majelis Pakar DPP Lukman Saifuddin.

    TIKA PRIMANDARI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.