80 Titik Kawasan Hutan di Jambi Rawan Terbakar  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah warga desa menutupi hidungnya karena asap tebal akibat kebakaran hutan di Pulau Mentaro, Muaro Jambi, Sumatera, 15 September 2015. REUTERS/Beawiharta

    Sejumlah warga desa menutupi hidungnya karena asap tebal akibat kebakaran hutan di Pulau Mentaro, Muaro Jambi, Sumatera, 15 September 2015. REUTERS/Beawiharta

    TEMPO.CO , Jambi - Pemerintah Provinsi Jambi sudah memetakan sedikitnya ada 80 kawasan hutan dan lahan yang dianggap rawan terbakar. Kawasan itu tersebar, antara lain, di Kabupaten Muarojambi, Batanghari, Tanjungjabung Barat, Batanghari, Tanjungjabung Tomur, Sarolangun, Merangin, dan Tebo.

    "Dengan diketahui kawasan rawan terbakar tersebut, maka kita akan memantau secara serius jangan sampai kebakaran terulang kembali, misalnya akan mulai tahun depan, sejak Juni sudah melakukan patroli dari udara, membuat canal blocking, khususnya seluruh daerah lahan gambut melibatkan perusahaan, masyarakat, dan pemerintah daerah," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Jambi Arif Munandar kepada Tempo, Ahad, 1 November 2015.

    Upaya lain menurut Arif, pihaknya juga akan menekankan kepada setiap perusahaan perkebunan harus menyediakan alat dan personel memadai untuk menanggulangi kebakaran. "Kita bersama dengan aparat penegak hukum akan melakukan penegakan hukum secara tegas terhadap pelaku yang terbukti melakukan pembakaran hutan dan lahan," ujar Arif.

    Pemerintah lebih lanjut, kata Arif, akan melakukan sosialisasi secara intens terhadap masyarakat dan perusahaan supaya tidak lagi melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar.



    SYAIPUL BAKHORI

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    RAPBN 2020, Ada 20 Persen untuk Pendidikan, 5 untuk Pendidikan

    Dalam RAPBN 2020, pembangunan Indonesia akan difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Berikut besaran dan sasaran yang ingin dicapai.