Kabut Asap, Sekolah di Riau Masih Diliburkan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Siswa kelas 12 mengikuti ujian akhir sekolah di sebuah sekolah menengah umum negeri, dengan mulut dan hidung tertutup, di Dumai, Riau  (13/3). Sejumlah sekolah di provinsi Riau tetap menggelar ujian akhir sekolah walaupun di daerahnya diselimuti kabut asap tebal akibat kebakaran hutan. ANTARA/Aswaddy Hamid

    Siswa kelas 12 mengikuti ujian akhir sekolah di sebuah sekolah menengah umum negeri, dengan mulut dan hidung tertutup, di Dumai, Riau (13/3). Sejumlah sekolah di provinsi Riau tetap menggelar ujian akhir sekolah walaupun di daerahnya diselimuti kabut asap tebal akibat kebakaran hutan. ANTARA/Aswaddy Hamid

    TEMPO.CO, Pekanbaru - Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau memutuskan untuk tetap meliburkan aktivitas belajar di seluruh wilayah Riau selagi daerah tersebut masih berstatus darurat asap. Ini sudah memasuki pekan keempat lembaga pendidikan seluruh tingkat di Riau terpaksa libur akibat asap.

    "Kami akan tetap libur selagi masih darurat asap," kata Kepala Dinas Pendidikan Riau Kamsol kepada Tempo, Ahad, 20 September 2015.

    Kamsol mengatakan sekolah terpaksa diliburkan mengingat gangguan asap dapat mengganggu kesehatan murid. Hingga kini dinas kesehatan belum mendapat informasi bahwa cuaca membaik dari badan lingkungan hidup dan dinas kesehatan. "Kami akan koordinasikan untuk memantau cuaca," ujarnya.

    Menurut Kamsol, pihaknya masih menunggu cuaca benar-benar membaik. Sebab, udara Riau yang terdampak asap kerap berubah-ubah sesuai dengan pergerakan angin mengingat Riau mendapat asap kiriman dari Jambi dan Sumatera Selatan.

    Meski hari ini udara di Pekanbaru sedikit membaik, itu belum menjadi jaminan esok hari akan lebih baik lantaran Riau terus mendapat kiriman asap dari daerah lain. Terlebih Sumatera Barat saat ini juga tengah dilanda asap pekat. "Sumatera Barat kita lihat hari ini sudah diselimuti asap pekat. Belum ada jaminan untuk Riau esok hari akan lebih baik," katanya,

    Kamsol mengakui libur panjang sekolah akibat asap di Riau membuat banyak siswa ketinggalan pelajaran. Untuk itu Dinas Pendidikan telah memberikan pelajaran tambahan di rumah. Setiap guru diwajibkan memantau aktivitas murid saat berlibur di rumah, baik secara langsung maupun tidak langsung. "Guru bisa memantau siswa lewat telepon dan Internet," ujarnya.

    Sedangkan untuk orang tua siswa, dinas pendidikan mengimbau  orang tua mengawasi anak agar mengurangi aktivitas di luar rumah. "Orang tua harus mengingatkan anaknya untuk belajar," katanya.

    RIYAN NOFITRA

    Baca juga:
    Mau Menikah Bulan Mei, Ini Pengakuan Terus Terang Luna Maya
    Guru Cantik di SMA Mundur Setelah Berpose Tak Patut di Video  


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.