Menteri Hanif: 30 Ribu Tenaga Kerja Kena PHK Tahun Ini  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, mengangkat kepalan tangannya bersama  buruh dari sejumlah serikat saat peringatan Hari Buruh Internasional di Silang Monas, Jakarta, 1 Mei 2015. Pada aksi ini para buruh menuntut pemerintah untuk memperhatikan kesejahteraan para buruh. Tempo/Dian triyuli handoko

    Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, mengangkat kepalan tangannya bersama buruh dari sejumlah serikat saat peringatan Hari Buruh Internasional di Silang Monas, Jakarta, 1 Mei 2015. Pada aksi ini para buruh menuntut pemerintah untuk memperhatikan kesejahteraan para buruh. Tempo/Dian triyuli handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri mengatakan, sepanjang tahun ini, tenaga kerja yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) mencapai 30 ribu. Hal itu akibat adanya antisipasi yang dilakukan perusahaan dalam menghadapi pelemahan ekonomi. 

    Menurut Hanif, jumlah itu masih bisa bertambah. Sebab, perusahaan di berbagai daerah juga ada yang melakukan PHK tapi tak melapor. "Datanya masih dikonsolidasi. Di kementerian sejauh ini, jumlahnya segitu," ucap Hanif di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2015. 

    Untuk membantu para pekerja yang telah di-PHK, pemerintah menyiapkan bumper atau bantalan, seperti program wirausaha dan perlindungan sosial. Tujuannya, selama masa menunggu ekonomi membaik, mereka masih mendapatkan penghasilan. 

    Menurut Hanif, pekerja yang paling banyak mengalami PHK mayoritas berasal dari sektor manufaktur, terutama garmen. Namun Hanif mengaku belum bisa menyimpulkan, apakah angka tersebut meningkat atau sebaliknya. 

    Sebab, PHK tahun ini disebabkan oleh pelemahan ekonomi yang tak terjadi pada tahun-tahun sebelumnya. "Ini khusus karena dampak menguatnya dolar dan apresiasi yuan."

    Kondisi ekonomi dalam negeri hingga semester pertama tahun ini memang cenderung melemah. Setelah tercatat 4,71 persen pada kuartal pertama, pertumbuhan ekonomi di kuartal kedua makin melemah hingga 4,67 persen. Padahal, hingga akhir tahun ini, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen. 

    FAIZ NASHRILLAH



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?