Terpilih Jadi Ketua Majelis Syuro PKS, Salim Segaf Menangis

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Sosial Republik Indonesia Salim Segaf Al Jufri. TEMPO/Subekti

    Menteri Sosial Republik Indonesia Salim Segaf Al Jufri. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Musyawarah Majelis Syura Partai Keadilan Sejahtera akhirnya menetapkan Salim Segaf sebagai pimpinan tertinggi di partai itu. Ia menggantikan Hilmi Aminuddin. Saat memberikan sambutannya, Salim tak berhenti menangis karena merasa mendapat tanggung jawab yang besar.

    Baca: Ahok: Pendapatan DKI Raib Rp 1 Triliun, Siapa Untung?

    Hal itu diceritakan kembali oleh anggota Majelis Syura Tifatul Sembiring melalui akun Twitter-nya @tifsembiring. "Usai dilantik, Dr. Salim memberikan sambutan awal, dengan lirih beliau berkata, "Antum telah timpakan beban berat ke pundak saya..." Suasana hening," cuit Tifatul, Selasa, 11 Agustus 2015.

    Lalu Salim menangis sesenggukan di hadapan peserta musyawarah. "Sampai muka beliau menunduk di atas meja. Semua peserta larut ikut terisak-isak menangis," cuit mantan Menteri Komunikasi dan Informatika itu.

    Simak: Ahok Curhat: Di Balik Ketenaran Ada Kepedihan

    "Bagaimana nanti pertanggungjawaban saya di hadapan Allah, tanggung jawab dakwah ini kepada Allah, dan tanggung jawab terhadap keluarga saya," ujar Tifatul menirukan sambutan Salim."Saya bukan yang terbaik di antara antum, saya yang paling lemah. Tolong bantu saya, bantu keluarga saya, anak-anak saya," kata Salim setengah meraung seperti yang ditirukan Tifatul.

    Baca Juga: Evan Dimas ke Spanyol, Begini Perjuangan yang Harus Ditembus

    Sambil menangis, Salim mengucapkan terima kasih kepada Hilmi yang telah sepuluh tahun menjabat sebagai Ketua Majelis Syura. "Jazaakallah Ustadz Hilmi yang sudah belasan tahun memikul beban ini, siang malam, bahkan dalam keadaan terbaring sakit sekali pun," cuit Tifatul menirukan Salim.

    Menurut Tifatul, ia sudah tiga kali menghadiri musyawarah Majelis Syura. Namun yang terakhir ini adalah yang paling khusyuk dan penuh ikatan kekeluargaan. "Kadang kami menangis bersama, kadang tertawa. Ada sedikit ketegangan, tapi tidak sampai gebrak meja."

    Baca pula: Hayriantira XL Tewas: Polisi Penasaran,Andi Dites Kebohongan

    Musyawarah Majelis Syura dilaksanakan di Bandung, 9-10 Agustus 2015. Sebanyak 67 anggota majelis memilih ketua dan wakil ketua majelis periode 2015-2020. Melalui mekanisme voting tertutup, akhirnya terpilih tiga pimpinan, yaitu Salim Segaf, Hidayat Nur Wahid, dan Hilmi Aminuddin. Dari tiga orang tersebut, voting tertinggi dimiliki Salim, sehingga dia didapuk menjadi ketua majelis.

    Simak: Presiden PKS Shohibul Iman Mau Rombak DPR, Nasib Fahri?

    Selanjutnya, tiga pimpinan majelis bermusyawarah memilih presiden dan sekretaris jenderal partai serta beberapa posisi penting lainnya. Salim menunjuk Presiden Shohibul Iman, Sekretaris Jenderal Taufik Ridlo, Ketua Majelis Pertimbangan Pusat Suharna Surapranata, Ketua Dewan Syariah Pusat Surahman Hidayat, Bendahara Umum Mahfudz Abdurrahman, dan Sekretaris Majelis Syura Untung Wahono.

    INDRI MAULIDAR

    Berita Menarik
    Ahok 'Kepala Preman' Baru, Ini Nasib Anggota FBR
    Ini 3 Bukti Kuat Andi Rancang Skenario Habisi Hayriantira XL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.