Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Kemarau Panjang, PLN: Pasokan Listrik Jawa Barat Aman

image-gnews
Waduk Cirata, Purwakarta, Jawa Barat,  (21/2). ANTARA/Rosa Panggabean
Waduk Cirata, Purwakarta, Jawa Barat, (21/2). ANTARA/Rosa Panggabean
Iklan

TEMPO.CO, Bandung - Musim kemarau panjang yang terjadi saat ini tidak terlalu berpengaruh bagi pasokan sumber listrik yang berasal dari pembangkit listrik tenaga air (PLTA) di sekitar Jawa Barat. "Listrik di Jawa Barat dipasok dari sistem interkoneksi Jawa-Bali. Jadi jika PLTA terganggu pasokannya masih ada pembangkit lain yang memasok," kata Supervisor Humas PLN Distribusi Jawa Barat-Banten Agus Yuswanta saat dihubungi Tempo, Sabtu, 1 Agustus 2015.

Kekeringan yang terjadi saat ini menyebabkan beberapa waduk di daerah Jawa Barat mengalami penurunan debit air. Akibatnya, daya listrik yang dihasilkan oleh PLTA yang terpasang di beberapa waduk di Jawa Barat berkurang.

Pantauan Tempo, Waduk Cirata dan Waduk Saguling yang menjadi sumber pasokan PLTA untuk wilayah Jawa dan Bali tampak mengalami pengurangan debit air. Namun, PLN Jawa Barat mengklaim pasokan listrik di wilayah Jawa Barat terbilang aman saat musim kemarau kali ini.

Saat ini, kata Agus, beban puncak listrik di Jawa Barat sekitar 8.000 megawatt. Sementara itu daya yang mampu dihasilkan PLN Jawa Barat sekitar 12 ribu megawatt. "Pembangkit sebagian besar adalah dari PLTU, PLTA digunakan sebagai pendukung saat beban puncak," ujar Agus.

Menurut Agus, PLTA hanya digunakan sebagai pemasok listrik pendukung saat beban puncak yakni sekitar pukul 17.00 hingga 22.00. Justru, ucap Agus, ketika musim kemarau terjadi yang patut diwaspadai banyaknya layang-layang yang acap kali menghambat jaringan kabel listrik.

"Banyak warga yang bermain layang-layang di bawah jaringan lisrik. Benangnya mengenai kabel udara PLN sehingga listrik padam," ujarnya. "Jumlahnya pun cukup signifikan. Bahkan di Cimahi dan Bandung Barat menjadi salah satu penyebab utama listrik padam.”

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Adapun yang menjadi terhambatnya pasokan listrik yang dihasil dari PLTA yakni terjadinya sedimentasi di daerah aliran sungai. "Banyak sampah di DAS sungai sehingga air yang digunakan untuk membangkitkan PLTA tidak optimal," ujarnya.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Rifwar Kamin mengatakan musim kemarau yang menimpa sebagian besar kawasan di Indonesia saat ini masih terbilang normal jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

"Fenomena El Nino tahun Ini masih normal dibandingkan tahun 1997 yang sangat panas karena El Nino yang cukup kuat. Pada tahun 1997 itu, mencapai 38 derajat Celsius kepanasannya, kalo sekarang masih pada maksimum 36 derajat Celsius," katanya.

AMINUDIN

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan

BMKG Imbau Masyarakat Jawa Tengah Waspadai Banjir Meski Jelang Kemarau

4 jam lalu

Foto udara kendaraan bermotor terjebak kemacetan karena banjir  menggenangi jalur utama pantura Semarang-Surabaya di Jalan Kaligawe Raya, Kota Semarang, Jawa Tengah, Sabtu, 6 April 2024. ANTARA/Aji Styawan
BMKG Imbau Masyarakat Jawa Tengah Waspadai Banjir Meski Jelang Kemarau

BMKG imbau masyarakat Jawa Tengah mewaspadai potensi banjir dan longsor. Jawa Tengah diperkirakan mulai masuk kemarau bulan April ini.


Jakarta Diprediksi Kemarau Mulai Akhir April Ini, Bagaimana Daerah Lain?

1 hari lalu

Ilustrasi kekeringan: Warga berjalan di sawah yang kering akibat kemarau di Rajeg, Kabupaten Tangerang, Banten. ANTARA FOTO/Fauzan/ama.
Jakarta Diprediksi Kemarau Mulai Akhir April Ini, Bagaimana Daerah Lain?

Sebagian daerah di Pulau Jawa diprediksi akan mulai mengalami musim kemarau pada akhir April 2024


Penelitian Tak Tuntas Sesar Gempa IKN dan Syarat TOEFL dari PT KAI di Top 3 Tekno

1 hari lalu

Pembangunan Rumah Tapak Jabatan Menteri di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Kalimantan Timur, 26 Februari 2024. ANTARA/HO-Bagian Hukum dan Komunikasi Publik Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR
Penelitian Tak Tuntas Sesar Gempa IKN dan Syarat TOEFL dari PT KAI di Top 3 Tekno

Selain soal sesar gempa di sekitar IKN dan syarat TOEFL untuk pelamar kerja di PT KAI, ada pula prediksi ketibaan musim kemarau di Jawa Barat.


Separuh Jawa Barat Kemarau Mulai Juni, Durasi Cuaca Kering di Indramayu Paling Panjang

1 hari lalu

Petani beraktivitas di sawah kawasan Majalengka, Jawa Barat, Senin, 20 November 2023. Kesulitan air di daerah tersebut mulai dirasakan sejak Juni 2023 hingga saat ini. Akibat musim kemarau, petani mengaliri sawah menggunakan pompa dari sumur yang airnya terbatas. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Separuh Jawa Barat Kemarau Mulai Juni, Durasi Cuaca Kering di Indramayu Paling Panjang

Sebagian besar Jawa Barat baru akan memasuki kemarau pada pertengahan 2024. Durasi di beberapa wilayah lebih panjang.


BMKG Perkirakan Musim Kemarau 2024 di Wilayah Bandung Raya Mulai Juni

3 hari lalu

Petugas Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika  (BMKG) memantau monitor prakiraan cuaca wilayah Jakarta dan sekitarnya di gedung BMKG, Jakarta. TEMPO/Subekti
BMKG Perkirakan Musim Kemarau 2024 di Wilayah Bandung Raya Mulai Juni

Saat ini sebagian wilayah Jawa Barat memasuki masa pancaroba atau peralihan dari musim hujan ke kemarau.


BMKG Prediksi Musim Kemarau Dimulai pada April

30 hari lalu

Petani beraktivitas di sawah kawasan Majalengka, Jawa Barat, Senin, 20 November 2023. Kesulitan air di daerah tersebut mulai dirasakan sejak Juni 2023 hingga saat ini. Akibat musim kemarau, petani mengaliri sawahnya menggunakan pompa dari sumur yang airnya terbatas. TEMPO/ Febri Angga Palguna
BMKG Prediksi Musim Kemarau Dimulai pada April

Pantura bakal menjadi daerah pertama di Jawa yang memulai musim kemarau pada April mendatang.


Waspada Dampak Penguapan Air Selama Kemarau, Diperkirakan Berlangsung di Jakarta dan Banten pada Juni-Agustus 2024

30 hari lalu

Warga beraktivitas di pinggir Waduk Cacaban, Kedung Banteng, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Selasa, 11 September 2018. Akibat musim kemarau tahun ini, volume air di salah satu waduk penyuplai di wilayah Pantura itu menyusut hingga lebih dari puluhan meter sehingga mengancam kekeringan, terutama persawahan di sejumlah wilayah itu. ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah
Waspada Dampak Penguapan Air Selama Kemarau, Diperkirakan Berlangsung di Jakarta dan Banten pada Juni-Agustus 2024

Fenomena penguapan air dari tanah akan menggerus sumber daya air di masyarakat. Rawan terjadi saat kemarau.


Jakarta dan Banten Masuki Puncak Kemarau pada Agustus 2024, Mundur Akibat Gejolak Iklim

30 hari lalu

Ilustrasi kekeringan: Warga berjalan di sawah yang kering akibat kemarau di Rajeg, Kabupaten Tangerang, Banten. ANTARA FOTO/Fauzan/ama.
Jakarta dan Banten Masuki Puncak Kemarau pada Agustus 2024, Mundur Akibat Gejolak Iklim

Jakarta dan Banten diperkirakan memasuki musim kemarau mulai Juni mendatang, dan puncaknya pada Agustus. Sedikit mundur karena anomali iklim.


Kapan Musim Kemarau 2024 Tiba? Ini Penjelasan BMKG

38 hari lalu

Ilustrasi kekeringan: Warga berjalan di sawah yang kering akibat kemarau di Rajeg, Kabupaten Tangerang, Banten. ANTARA FOTO/Fauzan/ama.
Kapan Musim Kemarau 2024 Tiba? Ini Penjelasan BMKG

Awal kemarau di Indonesia diperkirakan tidak akan serentak di seluruh wilayah. Kemarau di beberapa daerah mundur dibanding jadwal biasanya.


Peneliti BRIN: Hujan Akan Berakhir Februari, Maret Pancaroba, Juni Kemarau

23 Februari 2024

Petugas Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika  (BMKG) memantau monitor prakiraan cuaca wilayah Jakarta dan sekitarnya di gedung BMKG, Jakarta. TEMPO/Subekti
Peneliti BRIN: Hujan Akan Berakhir Februari, Maret Pancaroba, Juni Kemarau

Peneliti BRIN memprediksi hujan akan berlangsung sampai akhir Februari, Maret mulai pancaroba, Juni masuk kemarau.