Duo Eks Narapidana-Pendakwah Daftar di Pilkada Sidoarjo

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Arif Fadillah

    TEMPO/Arif Fadillah

    TEMPO.COSidoarjo - Mantan narapidana kasus korupsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Sidoarjo 2003, Utsman Ikhsan, secara resmi mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum Sidoarjo sebagai calon Bupati Sidoarjo, Senin, 27 Juli 2015. Utsman maju berpasangan dengan Tan Mei Hwa, pendakwah perempuan keturunan Tionghoa.

    "Proses kasus saya secara hukum sudah selesai. Kalau hukum sudah melegalkan, konstituen harus taat hukum," kata Utsman menanggapi pandangan masyarakat yang mempermasalahkan dirinya maju sebagai calon Bupati Sidoarjo.

    Utsman-Tan Mei diusung Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Keduanya datang bersama pendukung mereka ke kantor KPUD Sidoarjo di Jalan Camengkalang sekitar pukul 14.00.

    Utsman tetap percaya diri meski menyandang status mantan narapidana. Utsman beralasan, kasus yang pernah menjeratnya itu sudah selesai dan hukum memperbolehkannya kembali terjun ke politik.

    Utsman mengatakan, sejak 2008, dia telah dinyatakan bebas bersyarat dan seharusnya bisa keluar pada akhir 2009. "Saya mendapatkan bebas bersyarat karena saya dianggap baik selama dalam pembinaan di penjara," ujarnya.

    Utsman terjerat kasus korupsi dana pos peningkatan kualitas sumber daya anggota DPRD periode 1999-2005 senilai Rp 21,9 miliar. Saat itu Utsman menjabat sebagai Ketua DPRD Sidoarjo.

    Adapun sampai pendaftaran hari kedua, calon Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo yang mendaftar ke KPUD Sidoarjo ada tiga pasangan. Selain Utsman Ikhsan-Tan Mei Hwa, ada Saiful Ilah-Abdul Kholik dan Hadi Sucipto-Nur Achmad Syaifudin.

    NUR HADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Palapa Ring Akan Rampung Setelah 14 Tahun

    Dicetuskan pada 2005, pembangunan serat optik Palapa Ring baru dimulai pada 2016.